Disdik Kota Cimahi Akui Masih Ada Kelemahan dalam PPDB Tingkat SMP

Pihak Dinas Pendidikan Kota Cimahi mengakui masih ada hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki dalam pelaksanaan Penerimaan

Disdik Kota Cimahi Akui Masih Ada Kelemahan dalam PPDB Tingkat SMP
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pelaksanaan PPDB di SMPN 4 Cimahi, Senin (1/7/2019).

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pihak Dinas Pendidikan Kota Cimahi mengakui masih ada hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) khususnya sistem zonasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Hendra Gunawan, mengatakan, dalam pelaksanaan PPDB tersebut, masih ada kekurangan dan kelamahan seperti dalam sistem zonasi masih ada wilayah yang pemerataan aksesnya kurang merata.

"Jadi dalam hal ini yang lokasinya jauh pasti tidak masuk ke sekolah negeri, paling itu kelemahannya. Kalau yang mengambil jalur prestasi bisa sesuai kuota yang ditetapkan," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jumat (19/7/2019).

Selain masalah pemerataan akses dalam sistem zonasi, kata Hendra, hal yang harus diperbaiki dalam PPDB tahun ini yakni terkait masalah peningkatatan mutu sekolah negeri dan swasta.

"Jadi harus dievaluasi lagi mutu apa saja yang masih kurang, jadi yang kita inginkan pemerataan mutu sekolah itu bisa merata," ucapnya.

Untuk kedepan, pihaknya juga akan meningkatkan pemerataan akses dalam sistem zonasi dan mutu sekolah negeri dan swasta yang ada di Kota Cimahi dalam pelaksanaan PPDB tahun depan.

Skema Baru Robert Alberts untuk Persib Bandung, Demi Tiga Angka di Kandang Mahesa Jenar

"Untuk mengatasi kekurangan itu kami harus bisa menigkatkan mutu sekolah swasta yang ada di Kota Cimahi seperti meningkatkan mutu sarana dan prasarana dan tenaga pendidiknya," katanya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan PDDB memang harus ada perencanaan yang matang, namun harus disesuaikan dengan anggaran pemerintah agar pemerataan mutu sekolah negeri dan swasta merata.

"Nanti mutu sekolah swasta dan negeri akan sama. Dengan adanya bantuan DAK sekolah swasta akan diberikan bantuan yang lebih. Pada tahun 2020 ada 5 hingga 6 sekolah swasta yang mendapat bantuan sarana dan prasarana," katanya.

Hendra mengatakan, total jumlah SMP di Kota Cimahi 38 sekolah, dengan rincian 13 SMP negeri dan 25 swasta. Semua sekolah tersebut sudah melaksanakan PPDB untuk tahun ini.

"Untuk menyelesaikan kekurangan ini, khususnya di sekolah swasta kami akan berkoordinasi lagi agar ada kepastian formulasinya dan itu harus ada kesepakatan bersama," ujar Hendra.

Restoran Siap Saji Terancam Denda Rp 50 Juta, Karyawannya Terciduk Buang Berkarung-karung Sampah

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved