Dinkes Cimahi Minta Masyarakat Waspadai Berbagai Macam Penyakit Saat Cuaca Dingin, Ini di Antaranya

Dinkes Cimahi meminta masyarakat mewaspadai berbagai macam penyakit saat cuaca dingin. Ini di antaranya.

Dinkes Cimahi Minta Masyarakat Waspadai Berbagai Macam Penyakit Saat Cuaca Dingin, Ini di Antaranya
TRIBUN JABAR / GANI KURNIAWAN
Illustrasi. Cuaca dingin yang melanda Kota Bandung dan sekitarnya dua pekan terakhir diprakirakan akan terus berlangsung hingga September. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi meminta masyarakat mewaspadai berbagai macam penyakit saat cuaca dingin pada musim kemarau seperti yang terjadi saat ini.

Hal tersebut karena cuaca dingin dinilai bisa menganggu kesehatan, terutama saat pagi dan malam hari.

Masyarakat diminta harus bisa melakukan antisipasi dengan cuaca dingin tersebut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, mengatakan, untuk antisipasi berbagai penyakit saat cuaca dingin, pihaknya sudah memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

"Kami sudah memberikan penyuluhan, di antaranya menyarankan kepada masyarakat untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh," ujarnya saat ditemui di kompleks perkantoran Pemkot Cimahi, Jumat (19/7/2019).

Menurutnya, berbagai macam penyakit saat cuaca dingin yang bisa menyerang tubuh manusia itu, di antaranya, penyakit kronis kambuh seperti asma, rinitis alergika sinusitis, dan alergi kulit.

Ia mengatakan, penyakit itu bisa timbul langsung, seperti kulit kering, telapak kaki kering, bibir kering, mimisan, dan penyakit karena virus atau bakteri, semisal infeksi saluran pernapasan.

"Jadi untuk antisipasinya bisa menggunakan pakaian pelindung tubuh penghangat badan, makan makanan yang berkalori dan berprotein tinggi, asupan buah dan sayur harus cukup," katanya.

Selain itu, agar tubuh tetap fit saat cuaca dingin, masyarakat juga disarankan untuk minum air putih yang cukup dan harus menghindari minuman yang mengandung kafein dan harus dilengkapi dengan istirahat yang cukup.

"Masyarakat juga harus banyak olahraga, gunakan pelembab bibir dan losion untuk menjaga kulit supaya tetap lembab," kata Chanifah.

Kepala BMKG Klas 1 Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan, dari pantauan alat pengukur suhu udara di Stasiun Geofisika Bandung tercatat selama bulan Juli 2019 ini, suhu udara terendah tercatat sebesar 16,4 derajat celcius.

"Sedangkan di lokasi dengan elevasi yang semakin tinggi seperti di pos observasi geofisika Lembang (1241 meter) tercatat 13,0 derajat Celcius," katanya.

Dengan karakteriatik cuaca seperti ini, kata dia, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kondisi badan supaya tetap fit, satu di antaranya, saat bepergian ke luar rumah selalu mengenakan baju hangat atau jaket dan mengonsumsi buah-buahan serta sayuran.

Cimahi Masih Dingin, Berikut Prakiraan Cuaca Jumat 19 Juli 2019 Selengkapnya

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved