Begini Jawaban Tersangka Kasus Korupsi BBM Sebelum Ditahan di Lapas Sukamiskin, Tanpa Ekspresi

Mantan Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat Apit Akhmad

Begini Jawaban Tersangka Kasus Korupsi BBM Sebelum Ditahan di Lapas Sukamiskin, Tanpa Ekspresi
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat, Apit Akhmad (mengenakan rompi merah) ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan perawatan kendaraan bermotor pada UPT Kebersihan KBB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BALEENDAH - Mantan Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat Apit Akhmad masih menyapa awak media seusai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi BBM dan pemeliharaan kendaraan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Baleendah, Jumat (19/7/2019).

Kejaksaan telah resmi menetapkan sekaligus menahan tiga mantan pejabat Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bandung Barat. Tersangka ditahan di Lapas Sukamiskin.

Ketiga pejabat tersebut adalah mantan Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Apit Akhmad, yang sekarang menjabat sebagai Kepala Seksi Kemitraan Dinas LH Kabupaten Bandung Barat.

Menurut pantauan Tribun, mereka tampak mengenakan rompi tahanan kejaksaan berwarna merah saat turun dari lantai dua gedung Kejaksaan Negeri, seusai pemeriksaan oleh penyidik. Mereka dimintai keterangan, melengkapi bukti dan berkas-berkas lainnya.

Bangun Museum Wakare, Warga Desa Jatisura Gotong Royong, Namanya Istilah Zaman Jepang

Apit dan kedua pejabat lainnya ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan seusai dilakukan pemeriksaan selama kurang lebih 2,5 jam. Pemeriksaan dilakukan dari pukul 09.00 hingga pukul 11.30 WIB.

Baik Apit maupun kedua pejabat lainnya tampak kooperatif, tidak berusaha menghindari awak media. Apit sempat menjawab singkat pertanyaan awak media yang menanyakan kabarnya.

"Alhamdulillah sehat," ujar Apit singkat sambil menuju mobil tahanan, tadi siang.

Apit tampak tenang, raut mukanya datar tidak banyak ekspresi yang ditunjukannya. Begitupun kedua pejabat UPT Kebersihan DLH KBB lainnya. Selanjutnya mereka digiring menuju mobil tahanan kejaksaan oleh petugas untuk dibawa dan ditahan di Lapas Sukamiskin Kota Bandung.

Begini Cara Maling Menggasak 19 Laptop dan 2 Proyektor di Madrasah Aliyah Cikeris Purwakarta

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved