Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Akhmad Wiyagus Mundur dari Seleksi Calon Pimpinan KPK

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Akhmad Wiyagus mengundurkan diri sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK).

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Akhmad Wiyagus Mundur dari Seleksi Calon Pimpinan KPK
ist
Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto menjadi Inspektur Upacara, pada acara serah terima jabatan Wakapolda Jabar dari Brigjen Pol Supratman kepada Brigjen Pol Akhmad Wiyagus di Aula Moeryono Mapolda Jabar, Sabtu (02/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Akhmad Wiyagus mengundurkan diri sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK).

Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK), Yenti Garnasih.

"Ada satu dari kepolisian yang mengundurkan diri, yaitu Pak Wiyagus," ujar Yenti di sela-sela jadwal istirahat uji kompetensi capim KPK di Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

Yenti mengaku belum mengetahui alasan pengunduran polisi yang pernah bertugas di KPK sebagai penyidik ini.

"Kan baru saja ya kita dengar mengundurkan diri, jadi belum tahu alasannya," paparnya kemudian.

Sementara itu, Yenti juga mengonfirmasi ada tiga orang capim yang juga belum datang ke tempat tes dan tidak ada keterangan apapun.

Tanggapi Pernyataan TGPF Kasus Novel Baswedan, KPK: Temukan Pelaku, Jangan Cari Alasan!

Adapun ada juga satu capim yang terlambat satu jam.

Dia menegaskan, tiga capim yang belum datang tersebut tidak boleh masuk untuk mengikuti uji kompetensi.

Toleransi keterlambatan pun hanya diberikan 30 menit setelah tes dimulai, yakni pukul 08.00 WIB.

"Enggak boleh masuk lah, kan itu integritas dan kita minta satu hari sebelumnya untuk mencari lokasi tes. Jadi toleransinya 30 menit," imbuhnya.

Seperti diketahui, dari 376 pendaftar capim KPK, pada 11 Juli lalu, pansel mengumumkan ada 192 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

KPK Minta Pemkot Bandung Tingkatkan Kinerja untuk Mencegah Korupsi

Dari jumlah itu, capim yang berprofesi akademisi/dosen menjadi yang terbanyak dengan 40 orang.

Kemudian diikuti advokat/konsultan hukum (39), jaksa/hakim (18), korporasi (17), komisioner atau pegawai KPK (13), anggota Polri (13), auditor (9), dan profesi lain (43).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pansel: Wakapolda Jabar Mengundurkan Diri dari Seleksi Capim KPK", https://nasional.kompas.com/read/2019/07/18/11421691/pansel-wakapolda-jabar-mengundurkan-diri-dari-seleksi-capim-kpk.
Penulis : Christoforus Ristianto

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved