RTH Mandalajati Berupa Tanah Jurang, Jual Belinya Kacau Balau, Saat Ini Kasusnya Ditangani KPK

Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mandalajati di Kota Bandung berupa tanah jurang. Tribun Jabar menelusuri RTH Mandalajati

RTH Mandalajati Berupa Tanah Jurang, Jual Belinya Kacau Balau, Saat Ini Kasusnya Ditangani KPK
Tribunjabar/Mega Nugraha
Patok kuning pembatas RTH Mandalajati dengan lahan milik warga di Kelurahan Pasir Impun Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mandalajati di Kota Bandung berupa tanah jurang. Tribun Jabar menelusuri RTH Mandalajati , Kamis (18/7/2019) siang, di tiga RW di Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

Pantauan Tribun, RTH Mandalajati berupa lahan dengan kemiringan sekitar 75 derajat atau berupa tanah jurang. Tepat di bawah jurang, mengalir Sungai Sindanglaya yang mengalir dari sekitar kaki Gunung Manglayang.

Lokasi RTH jika diakses dari Jalan Pasir Impun, harus melewati gang-gang kecil. Saat ini, di sekitar lereng, ditumbuhi beragam pohon keras hingga pohon menghasilkan buah-buahan. Sebagian lagi ditanami kebun singkong hingga pesawahan. RTH itu semula dimiliki perorangan oleh warga.

Namun, belum lama ini dibeli oleh Pemkot Bandung saat kepemimpinan Wali Kota Bandung Dada Rosada. Patok-patok berwarna kuning terpasang, tertulis nama tahun pembelian pada 2017 dan logo Pemkot Bandung.‎ Kemudian, berdiri MCK yang dibangun Distarcip Kota Bandung.

Semenjak dibeli pemerintah, tanah jurang itu mulai ditumbuhi beragam pohon. Bibit pohon sempat disuplai oleh pemerintah dan ditanami oleh warga.

Pelantikan Anggota DPRD Kota Cimahi yang Baru Digelar Bulan Depan, Ini Persiapan yang Dilakukan

"Padahal dulu tanah jurang ini hanya berupa semak belukar, sedikit pohon yang ditanam‎. Setelah dibeli pemerintah, dikasih bibit pohon lebih dari 100 bibit kemudian kami tanami disini," ujar Heri (40), penggarap lahan Pemkot Bandung.

Sepengetahuannya, tanah itu milik Dada Rosada karena dibeli oleh Pemkot Bandung saat dipimpin Dada. Rosada. Kini, banyak warga yang menggarap lahan tersebut.

"Setahu saya, tanah ini dibeli pemerintah untuk penghijauan. ‎Karena dulu di lereng ini sering kali longsor kalau hujan deras, khawatir longsorannya ke sungai, akhirnya ditanami pohon," ujar Heri.

Hal senada dikatakan Lili (65). Saat ini, ia jadi penggarap lahan pemerintah itu. Setahu dia, RTH Mandalajati memang berupa tanah di lereng di atas Sungai Mandalajati.

Jose Arredondo, Ayah Kim Samuel yang Dikabarkan Meninggal Dunia, Ditemukan dalam Kondisi Babak Belur

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved