Pemilihan Rektor UIN SGD Tinggal Tunggu Putusan Menteri Agama, Ada 6 Calon Satu Rektor Petahana

Rektor UIN kembali calonkan untuk jadi rektor periode selanjutnya. Ini alasan Prof Mahmud kembali calonkan diri.

Pemilihan Rektor UIN SGD Tinggal Tunggu Putusan Menteri Agama, Ada 6 Calon Satu Rektor Petahana
Istimewa
UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemilihan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung masa khidmat 2019-2023, sudah sampai di meja Menteri Agama.

Melalui tahap penjaringan sebelumnya telah ditetapkan 6 bakal calon rektor, yang terdiri dari Guru Besar UIN Bandung.

Enam calon rektor tersebut yakni, Prof Dr Aan Hasanah (Guru Besar Ilmu Pendidikan Psikologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan), Prof Dr Agus Salim Mansyur,(Guru Besar Ilmu Kurikulum Fakultas Adab dan Humaniora), Prof Dr Mahmud (Guru Besar Ilmu Pendidikan Sosial Fakultas Tarbiyah dan Keguruan), Prof Dr Moh Najib (Guru Besar Ilmu Hadits Fakultas Syariah dan Hukum), Prof Dr Muhtar Solihin (Guru Besar Ilmu Tasawuf Fakultas Ushuluddin), dan Prof Dr Rosihon Anwar (Guru Besar Ilmu Tafsir Fakultas Ushuluddin).

Ketua Panitia Penjaringan, Prof Dr Oyo Sunaryo Mukhlas, mengatakan kini UIN Bandung tinggal menunggu putusan resmi Menag keluarnya nama rektor periode 2019-2023.

"Semestinya penetapan rektor biasanya dilaksanakan pada (9/7/2019), sekaligus habisnya masa jabatan rektor sebelumnya. Jadi kami masih menunggu keputusan itu dari atasan," ujar Oyo Sunaryo Mukhlas kepada Tribun Jabar saat ditemui di kantornya, Gedung Rektorat Kampus I UIN Bandung, Rabu (17/7/2019).

Pada prosesi tersebut Rektor UIN Bandung, Prof Dr Mahmud, yang habis jabatan tahun ini diketahui mencalonkan kembali sebagai rektor petahana.

Mahmud, telah menyelesaikan tahapan seleksi dan lolos penjaringan bersama lima calon rektor lainnya.

Saat Tribun Jabar berkesempatan meminta tanggapannya, Mahmud mengatakan sementara pemilihan rektor tersebut masih dalam proses.

"Pemilihan rektor, masih diproses di Jakarta itu, saya jadi peserta jadi tidak bisa komentar," ujar Mahmud kepada Tribun Jabar di Kampus II UIN Bandung usai menggelar acara, Rabu (17/7/2019).

Halaman
12
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved