Nyanyikan Yel-yel Penyemangat, 450 Personel Yonif Raider 300/Brajawijaya Siap ke Perbatasan Papua

Apel gelar pasukan yang diikuti sebanyak 450 personel Yonif Raider 300/Brajawijaya itu digelar di Lapangan Yonif Raider 300/Brajawijaya

Nyanyikan Yel-yel Penyemangat, 450 Personel Yonif Raider 300/Brajawijaya Siap ke Perbatasan Papua
tribunjabar/ferri amiril mukminin
450 personel Yonif Raider 300/Brajawijaya siap menuju perbatasan Papua 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Asisten Operasi (AsOps) Panglima TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito memimpin apel gelar pasukan personel Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya yang akan melaksanakan tugas operasi pengamanan tapal batas (Pamtas) darat Republik Indonesia-Papua Nugini di wilayah Papua.

Apel gelar pasukan yang diikuti sebanyak 450 personel Yonif Raider 300/Brajawijaya itu digelar di Lapangan Yonif Raider 300/Brajawijaya, Jalan Aria Wiratanudatar, Kabupaten Cianjur, Kamis (18/7/2019).

Ratusan personel Raider 300/Brajawijaya itu akan ditugaskan selama 9 bulan di wilayah perbatasan. Di samping menjaga kedaulatan NKRI, pasukan ini juga diharapkan mencegah penyelundupan senjata api (senpi) dan narkoba.

Rombongan Asops Panglima TNI tiba di markas Yonif Raider 300/Brajawijaya sekitar pukul 08.30 WIB dengan didampingi Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono dan sejumlah pejabat utama Mabes AD dan Kodam III Siliwangi dan disambut oleh yel-yel oleh pasukan Yonif Raider 300/Brajawijaya.

Dalam kegiatan itu, AsOps Panglima TNI didampingi Pangdam III Siliwangi menyampaikan paparan terkait strategi menjaga wilayah perbatasan. Selain itu juga melakukan pengecekan kesiapan personel, alutsista, dan berbagai logistik yang akan dibawa pasukan.

Stadion GBLA Bandung Terbengkalai, Begini Kata Ketua Viking Persib Club

Rencananya 450 personel Yonif Raider 300/Brajawijaya itu diberangkatkan ke wilayah perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini pada 26 Juli mendatang

"Sesuai UU RI No 34 Tahun 2004 tentang TNI, tugas utama pasukan infanteri itu untuk menjaga patok-patok perbatasan agar tidak bergeser. Ratusan pasukan akan ditempatkan sejumlah pos perbatasan. Selain itu, untuk menghindari aksi-aksi transnational crime, pelanggaran perbatasan, menyeberang tanpa izin, menyelundupkan barang, baik masuk maupun keluar," kata Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi, Kolonel FX Wellyanto, kepada wartawan, di sela-sela kegiatan, Kamis (18/7/2019).

Catat, Ini Sejumlah Kereta Api yang Pemesanan Tiketnya Hanya Sampai 31 Juli 2019

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved