Di Musim Kemarau Saat Ini Situ Sipatahunan Jadi Andalan Warga untuk Memperoleh Air Bersih

Situ Sipatahunan yang berada di Kampung Sipatahunan, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung

Di Musim Kemarau Saat Ini Situ Sipatahunan Jadi Andalan Warga untuk Memperoleh Air Bersih
tribunjabar/hakim baihaqi
Situ Sipatahunan di Baleendah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Situ Sipatahunan yang berada di Kampung Sipatahunan, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, menjadi satu-satunya tempat di kampung tersebut yang menghasilkan air bersih.

Di Situ Sipatuhan ini, sejak Kamis (18/7/2019) pagi, didatangi oleh sejumlah warga Kampung Sipatahunan. Kampung tersebut sudah mengalami krisis pasokan air bersih karena kemarau yang berlangsung sejak dua bulan lalu.

Setiap harinya, warga harus bolak balik mendorang gerobak rakitan yang digunakan mengangkut jeriken, untuk mengangkut air di situ yang berada di tengah permukiman penduduk tersebut.

Andi (22), warga Kampung Sipatahunan, mengatakan, Situ Sipatahunan adalah satu-satunya sumber air yang masih tersisa selama musim kemarau, digunakan untuk berbagai kebutuhan.

"Di dekat situ, ada sumur yang airnya masih bagus untuk mandi dan mencuci," kata Andi warga Kampung Sipatahunan, Kamis (18/7/2019).

Di dekat sumur tersebut, kata Andi, ia biasa melakukan berbagai kegiatan rumah tangga, mulai dari mencuci baju, mencuci kendaraan, hingga mandi di kamar mandi umum.

Menjajal Aneka Varian Es Krim Scoop Harga Murah Meriah di Kafe Kop Ice Cream

Andi mengatakan, bila kekeringan terus berlanjut dan debit air di Situ Sipatahunan berkurang, ia terpaksa membeli air galon kemasan lebih banyak dibandingkan pada saat musim hujan.

"Sumur dan situ sekarang sudah surut, tetapi sekarang masih banyak," katanya.

Musim kemarau membuat sejumlah sumber air di Kabupaten Bandung mulai surut, salah satunya Situ Sipatahunan yang berada Di Kampung Sipatahunan, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah.

Pantauan Tribun Jabar di Situ Sipatahunan, Kamis (18/7/2019), air dasar danau yang berada di sisi pun mulai terlihat, hingga menimbulkan banyak retakan di sepanjang pinggir danau tersebut.

Kedalaman di sekitar tepian Situ Sipatahunan pun hanya sepinggang orang dewasa, bahkan terlihat beberapa warga pun berani beraktivitas di sisi, mulai dari berenang hingga memandikan hewan ternak.

Saluran drainase yang terhubung dengan Situ Sipatahunan tersebut, tampak tidak dialiri air dan tumpukan sampah rumah tangga pun menutupi hampir sebagian saluran lebar drainase.

Hotman Paris Bongkar Mengapa Kriss Hatta Ditinggal Lari Hilda Vitria, Gaji Rp 200 Ribu/Hari Kuat?

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved