Cerita Warga 'Kampung' yang Tiba-tiba Diperiksa Gara-gara RTH Mandalajati

Cerita dua warga 'kampung' yang diperiksa KPK gara-gara RTH Mandalajati.

Cerita Warga 'Kampung' yang Tiba-tiba Diperiksa Gara-gara RTH Mandalajati
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Tampak RTH Mandajalati di Kelurahan Pasir Impun yang ditumbuhi pepohonan dengan latar belakang komplek perumahan. RTH Mandalajati sebagian besar berupa lahan di lereng jurang tepat di atas Sungai Cisanggarung. 

Laporan Wartawan Tribun Jab‎ar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah warga di tiga RW di Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, harus berurusan dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka ini, para pemilik tanah yang menjual tanahnya ke Pemkot Bandung untuk dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) Mandalajati.

Salah satunya adalah Kartini (40), warga RW 5.

Orang tuanya menjual dua bidang tanah ke Pemkot Bandung.

Ia dan kakaknya kemudian diperiksa penyidik KPK.

"Dua kali diperiksa, yang pertama di kantor polisi di Jalan Ahmad Yani dan kedua di kantor Kecamatan Mandalajati," ujar Kartini saat ditemui di kediamannya, Kamis (18/7/2019).

RW 5 Kelurahan Pasir Impun berada di ketinggian. Pemandangan Kota Bandung terhampar di teras rumahnya. Bagi Kartini, ini untuk pertama kalinya berurusan dengan penegak hukum.

"Berurusan sama KPK lagi, penegak hukum yang hebat. Sempat kaget saya, orang kampung diperiksa KPK," ujar Kartini.

Tidak tanggung-tanggung, ia diperiksa KPK berjam-jam dengan banyak pertanyaan soal penjualan tanah milik orang tuanya itu.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved