Kerusuhan di Jakarta

Berkas Perkara 75 Orang Perusuh di Kerusuhan 21-22 Mei Sudah Rampung, Segera Disidangkan

Empat orang di antaranya pelaku perusakan terhadap mobil milik Brimob. Mereka dibekuk 30 Mei 2019 lalu.

Berkas Perkara 75 Orang Perusuh di Kerusuhan 21-22 Mei Sudah Rampung, Segera Disidangkan
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj via Kompas.com
Massa aksi terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/209). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu serentak 2019. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menyatakan berkas perkara 75 perusuh 21-22 Mei di kawasan Slipi, Petamburan dan Kemanggisan, telah rampung pada hari ini, Kamis (18/7/2019).

Pihak kejaksaan telah meneliti dan menyatakan berkas tersebut rampung atau P21.

"Penyidikan telah rampung atau dinyatakan P21 oleh Kejaksaan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (18/7/2019).

Selanjutnya kasus ini akan segera disidangkan.

Selain tersangka, barang bukti dalam kasus tersebut juga bakal dilimpahkan oleh pihak kepolisian.

Pelaku kerusuhan di Asrama Polri Petamburan, dan Slipi, Jakarta Barat (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)
Pelaku kerusuhan di Asrama Polri Petamburan, dan Slipi, Jakarta Barat (TribunJakarta/Elga Hikari Putra) (Elga Hikari Putra/Tribun Jakarta)

"Artinya tugas kepolisian dalam menangani tahap satu proses penyidikan para pelaku kerusuhan ini sudah selesai dan selanjutnya pelaku dan barang bukti beralih tanggung jawab yang sebelumnya dari penyidik polri beralih ke pihak JPU" tutur Edy.

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Barat diketahui menciduk 189 perusuh.

Empat orang di antaranya pelaku perusakan terhadap mobil milik Brimob. Mereka dibekuk 30 Mei 2019 lalu.

Massa melempar ke arahan polisi di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Mereka melakukan aksi pendukung salah satu pasangan capres yang menolak hasil Pemilu 2019. Warta Kota/Alex Suban
Massa melempar ke arahan polisi di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Mereka melakukan aksi pendukung salah satu pasangan capres yang menolak hasil Pemilu 2019. Warta Kota/Alex Suban (Alex Suban/Alex Suban)

Dalam pemeriksaan polisi mendapati ada kandungan zat kimia berbahaya dari anak panah yang mereka pakai saat kejadian.

Zat berbahaya itu adalah senyawa kimia bernama zink posfit yang sangat beracun dan berada pada ujung anak panah milik pelaku.(*)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved