6 Kasus 'High Profile' Ini Diduga Picu Balas Dendam dan Serangan Terhadap Novel Baswedan

Sebanyak 6 kasus korupsi high profile dianggap dapat menjadi pemicu pembalasan dendam yang berujung penyerangan terhadap Novel Baswedan.

6 Kasus 'High Profile' Ini Diduga Picu Balas Dendam dan Serangan Terhadap Novel Baswedan
KOMPAS.com/Devina Halim
Konferensi pers hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sebanyak 6 kasus korupsi high profile dianggap dapat menjadi pemicu pembalasan dendam yang berujung penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Hal itu berdasarkan temuan Tim Gabungan Pencari Fakta ( TGPF) Kasus Novel Baswedan.

Menurut anggota TGPF, Nur Kholis, 5 dari 6 kasus itu yakni kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP); kasus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar; kasus Mantan Sekjen MA, Nurhadi; kasus korupsi mantan Bupati Buol, Amran Batalipu; dan kasus korupsi Wisma Atlet.

"TGPF meyakini kasus tersebut berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam karena adanya dugaan penggunaan kewenangan berlebihan," kata Nur Kholis saat membacakan hasil penyelidikan mereka di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

6 Bulan TGPF Kerja dan Dianggap Gagal Ungkap Pelaku, Novel Baswedan Makin Terpukul

Sementara itu, 1 kasus lainnya tidak ditangani Novel Baswedan sebagai penyidik KPK tetapi tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan dengan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Kasus yang dimaksud yakni penembakan pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu pada 2004.

Novel Baswedan ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan terhadap pencuri sarang burung walet saat ia masih bertugas di Polri.

Menurut Nur Kholis, terbuka kemungkinan ada kasus lain yang terkait penyerangan Novel Baswedan.

Namun, TGPF memiliki waktu yang singkat sehingga baru menguliti 6 kasus itu.

"Tidak terbatas pada 6 kasus ini, hanya saja karena keterbatasan waktu kita baru menguliti 6 kasus ini. Sekurang-kurangnya 6 kasus," ujar dia.

Tanggapi Pernyataan TGPF Kasus Novel Baswedan, KPK: Temukan Pelaku, Jangan Cari Alasan!

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved