Terdakwa Kasus Korupsi Idrus Marham Nongkrong di Coffee Shop Saat Izin Berobat, Ini Temuan Ombudsman

"Setelah pemeriksaan kesehatan dan salat Jumat. Saudara IM tidak segera kembali ke Rutan Cabang KPK. Namun ditemukan sejak pukul 12.39 WIB sampai 15.3

Terdakwa Kasus Korupsi Idrus Marham Nongkrong di Coffee Shop Saat Izin Berobat, Ini Temuan Ombudsman
ANTARA FOTO/Indrianto Eko via Kompas.com
Kepala Perwakilan Obudsman Jakarta Raya Teguh P. Nugroho menunjukkan rekaman CCTV tahanan KPK Idrus Marham yang tidak mengenakan borgol saat menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Kasus Maladministrasi Pengawalan Tahanan KPK Idrus Marham di gedung Ombudsman RI, Jakarta, Selasa (16/7/2019). Dalam laporannya Ombudsman menyampaikan beberapa temuan maladministrasi pengawalan KPK terhadap terpidana kasus korupsi Idrus Marham saat berobat ke RS MMC, Jakarta, serta menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan pengawal tahanan KPK berinisial M diduga menerima sejumlah uang dari seseorang saat mengawal Idrus Marham tersebut. 

KPK perketat izin berobat

Febri menyebutkan, belajar dari peristiwa Idrus, KPK akan memperketat izin berobat tahanan.

"Selanjutnya, seluruh pengawal tahanan juga telah dikumpulkan untuk diberikan pengarahan tentang disiplin dan kode etik. KPK akan terus melakukan pengetatan aturan dan tidak akan menolerir pelanggaran sekecil apapun," ujarnya.

Hal senada juga ditegaskan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.

Ia memastikan KPK akan mengevaluasi secara menyeluruh penanganan tahanan.

Ia juga mengatakan, pimpinan KPK meminta seluruh pejabat struktural terkait untuk meningkatkan pembinaan pengawal tahanan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif
Juru Bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Kompas.com)

Pimpinan KPK juga menginginkan perbaikan tata kelola penanganan tahanan. Hal itu guna memastikan peristiwa yang sama tak terjadi lagi di masa mendatang.

"Karena itu kami serius. Mulai dari Sekjen, Deputi Penindakan, bagaimana tahanan itu pengurusan tahanannya itu di bawah Biro Umum tetapi itu adalah tanggung jawab Deputi Penindakan," ucap Laode. "Kalau misalnya tahanan jaksa, tanggung jawab Direktur Penuntutan. Kalau dia termasuk penyidikan, itu tanggung jawab Direktur Penyidikan. Kita akan kerjakan," kata dia lagi.

KPK juga mempertimbangkan penambahan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pengawalan tahanan saat keluar Rutan Cabang KPK.

"Kita sudah harus melakukan enggak boleh lagi pengawal itu cuma satu. Karena kekurangan juga, SOP-nya itu kan harus 2 orang ya per tahanan, supaya juga ada saling check and balances," kata Laode.

(Kompas.com/Dylan Aprialdo Rachman)

Cantiknya Istri Idrus Marham, Beda 19 Tahun Tak Halangi Berjodoh, Cinta Berawal dari Acara Keagamaan

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved