Pemkot Bandung Resmikan Gerakan Bandung Memanen Hujan di Komplek Cijambe Ujungberung

Pemkot Bandung meresmikan Gerakan Bandung Memanen Hujan (Rain Water Harvesting) di Komplek Cijambe Indah Jalan Vijayakusuma RW 07 Pasir Endah

Pemkot Bandung Resmikan Gerakan Bandung Memanen Hujan di Komplek Cijambe Ujungberung
Tribun Jabar/Ery Chandra
Wali Kota Bandung, Oded M Danial memberikan pernghargaan kepada Rahim Asyik Budhi Santoso, penggagas teknik drum pori untuk Gerakan Bandung Memanen Hujan di Komplek Cijambe Indah Jalan Vijayakusuma RW 07 Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung, Rabu (17/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, ery chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Gerakan Bandung Memanen Hujan (Rain Water Harvesting) di Komplek Cijambe Indah Jalan Vijayakusuma RW 07 Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung, Rabu (17/7/2019).

Persemian tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial didampingi Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, serta dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Didi Rustandi, dan jajaran pengurus kewilayahan setempat, termasuk penggagas Gerakan Bandung Memanen Hujan dengan teknik drum pori, Rahim Asyik Budhi Santoso, yang merupakan warga setempat.

Pada kesempatan itu Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial, menuturkan dalam sambutannya gerakan menabung air tersebut pada saat musim kemarau sangat dibutuhkan bagi warga.

Gerakan Bandung Memanen Hujan (Rain Water Harvesting) di Komplek Cijambe Indah Jalan Vijayakusuma RW 07 Kelurahan Pasir Endah. Kecamatan Ujungberung, diremikan oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial didampingi Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Rabu (17/7/2019).
Gerakan Bandung Memanen Hujan (Rain Water Harvesting) di Komplek Cijambe Indah Jalan Vijayakusuma RW 07 Kelurahan Pasir Endah. Kecamatan Ujungberung, diremikan oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial didampingi Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Rabu (17/7/2019). (humas.bandung.go.id)

"Rajin-rajin nabung air. Mari bersama-sama menabung air terus dilakukan. Saya mengajak di sini gerakan menabung air menjadi sebuah energi yang luar biasa," katanya seraya mengucapkan basmallah membuka secara resmi tandon air tersebut.

Menurut Oded, gerakan tersebut merupakan upaya untuk menampung air hujan ketika musim kemarau, juga mengantisipasi datangnya banjir.

Gerakan tersebut menggunakan teknik drum pori yang cara kerjanya menampung dan menyalurkan air hujan kedalam tanah agar air dapat memiliki waktu tinggal lebih lama didalam tanah sehingga menjadi cadangan air sekaligus membantu mengurangi risiko banjir.\

Pemkot Bandung Terima Bantuan dari Jepang Berupa Alat Pendeteksi Kebocoran Saluran Air Minum

Gelar Bandung Startup Pitching Day 2019, ITB Tandatangani Kerja Sama dengan Sejumlah Venture Capital

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Didi Rustandi mengatakan bahwa tata kelola air yang tepat merupakan kunci ketersedian pasokan air di Kota Bandung.

"Kami punya drum melimpah dan pengerjaannya relatif murah. Kami bersyukur ada Kang Rahim sang penggagas. Ke depan akan dibangun (tempat untuk memanen hujan, Red) di sejumlah titik," ujar Didi.

BREAKING NEWS: Eks Striker Persib Bandung Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan, Ini Kronologinya

Tanpa Ezechiel, Persib Menang Atas Kalteng Putra, Apakah Peran Eze Masih Dibutuhkan? Ini Kata Robert

Viking Bakal Kerahkan Bobotoh Bersihkan Stadion GBLA

Penulis: Ery Chandra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved