Upaya Membangun Kejayaan IKA ITT-STTT di Kancah Nasional

Politeknik STTT Bandung merupakan satu di antara beberapa lembaga pendidikan yang berupaya menjaga marwah tekstil di Indonesia tetap berjaya.

Upaya Membangun Kejayaan IKA ITT-STTT di Kancah Nasional
Istimewa
Albert mencalonkan diri maju sebagai calon ketua IKA ITT-STTT periode 2019-2023. Bersama dengan pasangannya, Dinar Sudianto, keduanya resmi mencalonkan sebagai calon ketua dan sekretaris jenderal IKA ITT-STTT. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di Indonesia tak banyak lembaga pendidikan mulai dari tingkat sekolah menengah atas (SMA/SMK) hingga perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi pada ilmu tekstil.

Padahal selama ini industri tekstil disebut sebagai salah satu pilar yang mampu menggerakkan perekonomian Indonesia.

Di tengah gejolak tekstil dalam negeri, Politeknik STTT Bandung atau dulu lebih akrab disebut Institut Teknologi Tekstil (ITT/STTT) merupakan satu di antara beberapa lembaga pendidikan yang berupaya menjaga marwah tekstil di Indonesia tetap berjaya baik di tingkat nasional maupun global.

Albert Fanggidae, salah satu alumni STTT mengatakan, sistem pendidikan di sebuah lembaga merupakan hal penting dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidangnya.

Ketika SDM memiliki kualitas baik dan bisa diterima industri secara optimal, maka STTT bisa menjadi kampus favorit.

Sayangnya kondisi tersebut kurang terealisasi. STTT Bandung beberapa tahun ke belakang tidak menjadi kampus favorit dan bergengsi bagi mereka para pendaftar. Bahkan kampus ini terkesan menjadi pilihan terakhir bagi para calon mahasiswa.

ITB Pastikan Mahasiswanya Kena Sanksi Jika Terbukti Jadi Joki Ujian Kampus Lain

Menurut Albert, selain lembaga pendidikan itu sendiri; peran ikatan alumni (IKA) sebenarnya bisa mendorong perbaikan SDM tersebut.

Sebab para alumni ini lebih paham apa yang dibutuhkan sektor industri. Berbagai program pun bisa diberikan kepada mahasiswa yang akan lulus agar bisa memiliki kemampuan dan keahlian sesuai kebutuhan lapangan pekerjaan.

"Maka IKA seharusnya memiliki peran di berbagai sektor lembaga pendidikan termasuk memperbaiki mutu SDM yang akan berkecimpung di berbagai sektor pekerjaan," ujar Albert akhir pekan kemarin.

Dari kacamata pribadi, Albert menilai peran IKA ITT-STTT sejauh ini memang kurang optimal. Keberadaan IKA dengan berbagai program yang dimiliki tak mampu menyentuh seluruh elemen baik di dalam kampus maupun para alumnusnya.

Halaman
1234
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved