Tata Cara dan Niat Salat Gerhana Sesuai Sunah Rasulullah SAW, Lakukan Saat Gerhana Bulan Terjadi

Berikut tata cara dan niat salat gerhana yang dilakukan ketika fenomena gerhana bulan parsial terjadi sesuai sunah Rasulullah.

Pixabay.com
ilustrasi gerhana bulan dan tata cara salat gerhana 

4. Kemudian ruku’, dengan memanjangkan ruku’nya.

5. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah, rabbanaa wa lakal hamd’.

6. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang.

Gerhana matahari total akan terjadi mulai Selasa-Rabu (2-3/7/2019). Orang Indonesia bisa menyaksikannya melalui ponsel (HP) atau smartphone.
Gerhana matahari total akan terjadi mulai Selasa-Rabu (2-3/7/2019). Orang Indonesia bisa menyaksikannya melalui ponsel (HP) atau smartphone. (Pixabay.com)

Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

7. Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ yang pertama.

8. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah, rabbanaa wa lakal hamd’, kemudian berhenti dengan lama.

9. Kemudian melakukan dua kali sujud dengan memanjangkannya, diantara keduanya melakukan duduk antara dua sujud sambil memanjangkannya.

10. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

11. Tasyahud.

12. Salam. (Lihat : Al Mughni karya Ibnu Qudamah 3/313, dan Al Majmu’ karya Imam Nawawi 5/48)

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved