Tata Cara dan Niat Salat Gerhana Sesuai Sunah Rasulullah SAW, Lakukan Saat Gerhana Bulan Terjadi

Berikut tata cara dan niat salat gerhana yang dilakukan ketika fenomena gerhana bulan parsial terjadi sesuai sunah Rasulullah.

Tata Cara dan Niat Salat Gerhana Sesuai Sunah Rasulullah SAW, Lakukan Saat Gerhana Bulan Terjadi
Pixabay.com
ilustrasi gerhana bulan dan tata cara salat gerhana 

Berikut tata cara dan niat salat gerhana yang dilakukan ketika fenomena gerhana bulan parsial terjadi.

TRIBUNJABAR.ID - Fenomena gerhana bulan parsial atau sebagian bisa disaksikan di Indonesia pada Rabu (17/4/2019) dini hari.

Laman Instagram @lapan_ri, Lapan menginformasikan beberapa fase waktu yang terjadi pada gerhana bulan nanti.

Menurut LAPAN, gerhana bulan parsial dapat diamati mulai pukul 01.43 WIB.

Kemudian, bulan akan memasuki bayangan umbra bumi pada 03.01 WIB.

Adapun puncak gerhana akan terjadi pada 04.30 WIB dan selesai pada 05.59 WIB.

Menurut NASA, kemungkinan Anda hanya dapat menyaksikan gerhana bulan parsial hingga sekitar pukul 05.00 WIB.

Pasalnya, lebih dari jam itu, matahari sudah terbit dan mulai terang.

Karena gerhana bulan sebagian, maka penampakan bulan tidak sepenuhnya berwarna merah.

Bila gerhana bulan terjadi, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan salat sunah.

Tayangan simulasi gerhana bulan total di Musholatrium Imah Noong
Tayangan simulasi gerhana bulan total di Musholatrium Imah Noong (Tribun Jabar/Resi Siti Jubaedah)
Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved