Kecepatan Angin di Wilayah III Cirebon Diprediksi Meningkat, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Kabupaten Majalengka memprediksi kecepatan angin

Kecepatan Angin di Wilayah III Cirebon Diprediksi Meningkat, BMKG Imbau Masyarakat Waspada
Wahyudi Utomo
Ilustrasi Angin

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Kabupaten Majalengka memprediksi kecepatan angin di Wilayah III Cirebon meningkat.

Bahkan, potensi peningkatan kecepatan angin di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan itu diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, memprediksi kecepatan angin meningkat mulai 16 - 18 Juli 2019.

"Berdasarkan pemantauan kami kecepatan angin mengalami peningkatan mulai hari ini," kata Ahmad Faa Iziyn saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Selasa (16/7/2019).

Ia mengatakan, hal itu disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signfikan di wilayah utara dan selatan ekuator.

Posisi matahari yang saat ini berada di utara ekuator mendukung terbentuknya pusat tekanan rendah di wilayah tersebut hingga mencapai 998 hPa.

Sementara di wilayah selatan juga mulai terbentuk pusat tekanan tinggi yang mencapai 1033 hPa.

Menurut dia, perbedaan tekanan yang cukup signifikan tersebut berpengaruh pada peningkatan kecepatan angin di wilayah selatan ekuator.

"Wilayah III Cirebon ini berada di selatan dekat pusat tekanan tinggi yang berada di daratan Aurstalia," ujar Ahmad Faa Iziyn.

Selain itu, didukung oleh faktor lokal adanya Gunung Ciremai sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan kecepatan angin di Wilayah III Cirebon.

Berniat Mandikan Kuda, Tatan Malah Tewas Tenggelam di Sungai, Diduga Tak Bisa Renang

Berdasarkan hasil pengamatan pihaknya, arah kecepatan angin umumnya dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 48 km perjam.

Bahkan, diperkirakan dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 56 km perjam dan masih akan berlangsung hingga dua hari ke depan.

Ia mengatakan, tingginya kecepatan angin itu dapat mengakibatkan pohon tumbang dan peningkatan gelombang laut yang mencapai lebih dari 1,5 meter di perairan utara Cirebon serta Indramayu.

"Karenanya, iami mengimbau masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas," kata Ahmad Faa Iziyn.

KPK Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi Proyek Ruang Terbuka Hijau Kota Bandung, Ada Kadis & Staf Ahli

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved