GNPF Gelar Ijtima Ulama Keempat, Bukan Bahas Pertemuan Jokowi-Prabowo, Ini Agenda Besarnya!

Ijtima Ulama keempat tidak digelar untuk menanggapi pertemuan calon presiden yang sebelumnya mereka dukung yakni Prabowo Subianto, ada bahasan penting

GNPF Gelar Ijtima Ulama Keempat, Bukan Bahas Pertemuan Jokowi-Prabowo, Ini Agenda Besarnya!
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Munarman, Tim Kuasa Hukum Terdakwa Habib Bahar bin Smith saat diwawancarai sejumlah awak media seusai persidangan yang beragendakan pembacaan eksepsi atas dakwaan Jaksa, Rabu (06/3/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama beserta Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan Front Pembela Islam (FPI), akan menggelar Ijtima Ulama keempat.

Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan Ijtima Ulama keempat digelar sebagai wadah konsolidasi antara ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menyikapi kondisi politik terbaru, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi(MK) dan KPU RI, yang menetapkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Tentu Ijtima Ulama keempat digelar untuk mengevaluasi apa yang sudah diputuskan sebelumnya. Tapi kami memperjuangkan tata nilai, bukan politik praktis kekuasaan.

Kami memperjuangkan agar kecurangan dan kezaliman tidak menjadi kebiasaan di negeri ini," ujar Munarman, Senin (15/7).

Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Martak menyebut Ijtima Ulama keempat tidak digelar untuk menanggapi pertemuan calon presiden yang sebelumnya mereka dukung yakni Prabowo Subianto dengan calon presiden terpilih Jokowi, Sabtu (13/7).

Ijtima Ulama Copot Jokowi-Maruf Amin, Habib Rizieq Shihab Tuduh Kecurangan, Bawaslu: Belum Lapor

"Kami sudah merumuskan akan menggelar Ijtima Ulama keempat sudah dua hari sebelumnya, terlalu kecil kalau kita menggelar Ijtima Ulama hanya menanggapi pertemuan atau peristiwa, visi kita jauh ke depan," ujar Yusufk.

Sekjen GNPF Ulama Eddy Mulyadi mengatakan bahwa pelaksanaan Ijtima Ulama keempat baru akan ditentukan dalam rapat internal bersama ormas yang ikut serta.

Eddy juga menegaskan bahwa Ijtima Ulama keempat tak akan membahas lagi mengenai dukungan kepada Prabowo.

Ijtima Ulama Rekomendasikan Diskualifikasi Jokowi, Pengamat: Tidak Masuk Akal Cenderung Halusinasi

"Tak ada bahas dukungan-dukungan lagi, dengan putusan MK semua sudah selesai, seperti dijelaskan Munarman bahwa kami memperjuangkan nilai, bukan politik praktis," ujarnya. 

Ijtima Ulama III Rekomendasikan Copot Jokowi

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved