Ada Uji Emisi Kendaraan oleh Pemkot Cimahi, Ini Tujuannya

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi melakukan uji emisi kendaraan roda empat untuk mengetahui kadar emisi gas buang pada setiap kendaraan di Jala

Ada Uji Emisi Kendaraan oleh Pemkot Cimahi, Ini Tujuannya
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Petugas dari DLH saat melakukan uji Emisi Kendaraan di Kota Cimahi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi melakukan uji emisi kendaraan roda empat untuk mengetahui kadar emisi gas buang pada setiap kendaraan di Jalan Gedong Empat, Kota Cimahi, Selasa (16/7/2019).

Pantauan Tribun Jabar, setiap kendaraan roda empat, khususnya mobil angkutan barang semisal truk dihentikan petugas.

Kemudian petugas memeriksa STNK untuk mengetahui tahun produksi kendaraan tersebut.

Setelah memeriksa STNK, petugas baru menguji emisi dengan menggunakan alat opacity smoke meter.

Alat tersebut dimasukan ke dalam knalpot kendaraan ketika menyala dan pengemudinya harus menginjak gas saat posisi transmisi netral.

SDM Terbatas, DLH Kota Cimahi Hanya Mampu Awasi 100 Pabrik

Kepala Bidang Penataan Hukum Lingkungan Hidup DLH Kota Cimahi, Yani Rijaningsih, mengatakan bahwa uji emisi dilakukan karena kendaraan menyumbang polusi udara dari emisi gas buangnya.

"Itu untuk mengetahui kadar emisi udara dari gas buang kendaraan karena Kota Cimahi sekarang sudah penuh dengan kendaraan bermotor," ujar Yani saat ditemui di sela-sela pelaksanaan uji emisi.

Untuk kendaraan berbahan bakar bensin keluaran tahun 2007 ke bawah, kata dia, kandungan CO-nya harus di bawah 4,5 dengan kandungan HC-nya 1.200.

Sedangkan kendaraan keluaran tahun 2007 ke atas kandungan CO-nya sebesar 1,5 dan kandungan HC-nya di angka 200.

Untuk kendaraan berbahan bakar solar keluaran di bawah tahun 2010, opasitasnya maksimal di angka 70 persen. 

Sedangkan kendaraan keluaran di atas 2010, kadar opasitasnya maksimal 40 persen.

"Itu indikator penghitungannya, nanti dicek apakah kendaraan itu lulus atau tidak (uji emisi). Kalau lulus uji emisi nanti akan kita beri stiker khusus," katanya.

Ia mengatakan, apabila kendaraan tidak lulus dalam uji emisi, pihaknya mengimbau agar pengemudi segera melakukan service kendaraan dan uji emisi berkala setiap 6 bulan satu kali.

Air Sumur di Desa Bojongloa Rancaekek Menghitam, DLH Minta Warga Tak Paksakan Konsumsi Air Itu

410 Calon Haji Asal Kota Cimahi Diberangkatkan, Ada yang Pakai Kursi Roda

Tahun Ini, Pemkot Cimahi Sudah Berikan Sanksi Kepada 17 Pabrik

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved