Waspadai Penyebaran Narkoba sampai Desa, di Jabar Capai 800 Ribu Pengguna, Begini Penjelasan Uu

BNNP mencatat angka penyalahgunaan narkoba di Jawa Barat mencapai 800 ribu pengguna atau dilakukan 1,7 persen total penduduk Jawa Barat

Waspadai Penyebaran Narkoba sampai Desa, di Jabar Capai 800 Ribu Pengguna, Begini Penjelasan Uu
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (15/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) mencatat angka penyalahgunaan narkoba di Jawa Barat mencapai 800 ribu pengguna atau dilakukan 1,7 persen total penduduk Jawa Barat. Angka tersebut berpotensi melonjak apabila masyarakat tidak berperan aktif memerangi narkoba.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan tidak hanya di perkotaan, penyalahgunaan narkoba kini sudah merambah ke perdesaan, bahkan ditransaksikan di kawasan perbatasan. Hal inilah yang dinilai perlu diwaspadai.

"Kami mengajak masyarakat, mari bersama turut memberantas, jangan hanya menitikberatkan kepada pemerintah dan aparat, karena kami terbatas. Apalagi, peredarannya terorganisir dan tertutup," ucapnya saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Senin (15/7/2019).

Pertamina Akui Alih Fungsi Penggunaan Gas Melon Marak di Masyarakat

Uu juga meminta masyarakat Jawa Barat untuk melapor kepada rukun tetangga atau penegak hukum setempat apabila menemukan atau mencurigai adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.

"Kalau menemukan atau mencurigai langsung laporkan demi mewujudkan Jabar sebagai provinsi terbersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba sesuai visi misi Jabar Juara Lahir Batin," katanya.

Selain itu, kata Uu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya dalam menangkal peredaran narkoba, salah satunya dengan memperkuat kerja sama dengan penegak hukum dan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Menurut Uu, cara terbaik dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi kalangan milenial, adalah dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selain itu, kontrol orang tua pun mesti ditingkatkan, seperti memperhatikan kegiatan anak saat berada di lingkungan sosial.

"Semoga Indonesia jadi negara adidaya 2045 oleh bonus demografi akan terwujud syaratnya generasi mudanya harus kompetitif dan tanpa narkoba," ucapnya.

BNNP Jawa Barat sendiri telah mengungkap 85 kasus narkotika dan 1 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari kejahatan narkotika sepanjang 2018. Ada 123 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti 30,9 kilogram sabu, 1,1 ton ganja, dan 2.200 pil ekstasi. Secara nasional, pihak BNN, Polisi, dan TNI menetapkan 59.575 tersangka kasus narkotika dengan barang bukti 48,23 ton sabu, 41,27 ton ganja, dan 1,8 juta butir ekstasi.

Ratusan Kilogram Narkotika akan Dimusnahkan di Gedung Sate Hari Ini

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved