MPLS di Purwakarta Diarahkan Agas Siswa Peduli Kebersihan, Terutama Bahaya Sampah Plastik

Disdik Purwakarta arahkan MPLS konsentrasi soal kebersihan, terutama bahaya sampah plastik.

MPLS di Purwakarta Diarahkan Agas Siswa Peduli Kebersihan, Terutama Bahaya Sampah Plastik
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Ilustrasi MPLS. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekola (MPLS) 2019, Dinas Pendidikan Purwakarta meminta untuk para sekolah untuk mengonsentrasikan siswanya pada upaya kebersihan.

Misalnya, membersihkan sampah di sekitar sekolah atau fasilitas publik lainnya.

Hal tersebut dikatakan Kadisdik Purwakarta, Purwanto, saat ditemui di kompleks Pemkab Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta, Senin (15/7/2019).

"Jadi untuk MPLS besok, tidak hanya memperkenalkan sekolah tapi kami akan orientasikan kepada para pelajar bagaimana anak-anak paham betul soal ancaman sampah, terutama sampah plastik," kata Purwanto.

Ia menambahkan, persoalan sampah di Purwakarta atau di Indonesia seolah tidak pernah selesai.

Sebab, kesadaran masyarakat akan membuang sampah tampak masih minim yang berakibat tumpukan sampah ada di mana-mana.

Guna mengurangi hal itu, pihaknya menerapkan sadar sampah sejak dini kepada para pelajar di Purwakarta melalui MPLS di sekolah selama tiga hari.

Ia mengatakan, tujuan ditekankannya orientasi kebersihan kepada para pelajar, agar para siswa paham terhadap pendidikan lingkungan hidup.

Program itupun adalah bagian dari pendidikan berkarakter yang merupakan program pemerintah sejak lama.

"Banyak anak-anak masih minim akan sadar sampah, misal sudah mengkonsumsi makanan sampah dibuang begitu saja. Ini yang harus kita bangun kesadarannya," ucapnya.

Menurutnya, selama MPLS para pelajar akan diorientasikan gerakan kebersihan berupa membersihkan sampah plastik di lingkungan masyarakat, sekolah, dan sejumlah fasilitas publik lainnya.

Para siswa diharuskan terjun langsung ke lingkungan masyarakat untuk melakukan pembersihan sampah.

"Anak-anak semua harus terjun, kami dari Disdik disebar untuk melakukan monitoring termasuk kepala sekolah agar terjun ke lapangan," ujar dia.

Ada Pelonco Saat MPLS, Wagub Jabar Bakal Berikan Sanksi Tegas, Minimal Kepala Sekolah yang Disanksi

Serunya Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 2 Gegesik, Ada dari Colombia dan Finlandia

Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved