Bupati Purwakarta Siapkan Sanksi Jika Masih Ada ASN yang Memakai Gas Melon

Bupati Purwakarta siapkan sanksi jika masih ada ASN yang memakai lpg bersubsidi alias gas melon.

Bupati Purwakarta Siapkan Sanksi Jika Masih Ada ASN yang Memakai Gas Melon
tribunjabar/haryanto
Secara simbolik ASN Pemda Purwakarta beralih menggunakan LPG Non-subsidi alias Tabung LPG Pink 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyiapkan sanksi untuk menindaklanjuti komitmen ASN yang tidak lagi menggunakan LPG bersubsidi.

Terlebih lagi dengan adanya aturan yang menjelaskan sasaran LPG bersubsidi, yang ada dalam Pasal 20 ayat (2) Peraturan Menteri ESDM No 26 Tahun 2009.

Anne mengatakan tindakan tegasnya ini ialah agar seluruh ASN di Purwakarta bisa menaati aturan yang ada dan beralih menggunakan LPG Non-subsidi.

"Penggunaannya itu, kan, sudah ada peruntukannya gitu, ASN di Purwakarta yang telah memiliki penghasilan yang terbilang cukup sudah tidak berhak menggunakan LPG bersubsidi," kata Anne Ratna Mustika saat ditemui di acara peringatan Hari Konsumen Nasional ke-7 di komplek Pemda Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta, Senin (15/7/2019).

Ia menambahkan, tindak lanjut sanksi yang diberikan kepada ASN yang melanggar akan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Purwakarta.

Sanksi yang akan diberikan bagi ASN yang terbukti menggunakan LPG 3 kilogram ialah pemotongan tunjangan.

Bahkan tidak hanya bagi ASN, Anne pun akan menindak pangkalan yang terbukti menjual gas subsidi tidak untuk peruntukkannya.

Terkait pengawasannya, perempuan yang akrab disapa Ambu ini mengajak seluruh masyarakatnya termasuk setiap pangakalan gas.

Hal itu karena, menurunya seorang ASN akan mudah diketahui terutama di lingkungan masyarakat.

Sehingga pihaknya mempersilakan melaporkan apabila masyarakat mengetahui adanya ASN yang menggunakan gas bersubsidi atau lebih dikenal dengan gas melon.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved