Awali Tahun Ajaran Baru, Civitas Akademika Al Ma'soem Gelar Silaturahmi Melalui Tabligh Akbar

Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz H Budi Prayitno MPsi sebagai penceramah itu digelar di Dome Al Ma'soem Jalan Raya Cipacing Senin (15/7/2019).

Awali Tahun Ajaran Baru, Civitas Akademika Al Ma'soem Gelar Silaturahmi Melalui Tabligh Akbar
Istimewa
Ketua Yayasan Al Ma'soem Bandung Dr Ir H Ceppy Nasahi Ma'soem MS saat bersalaman dengan siswa Al Ma'soem, pada acara Tabligh Akbar sekaligus silaturahmi civitas Akademika Al Ma'soem Bandung, yang digelar di Dome Al Ma'soem Bandung, Jl Raya Cileunyi-Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (15/7/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mengawali Tahun Ajaran 2019-2020, civitas akademika Yayasan Al Ma'soem menggelar silaturahmi akbar melalui acara Tabligh Akbar yang dihadiri seluruh peserta didik Al Ma'soem serta para pengajar.

Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz H Budi Prayitno MPsi sebagai penceramah itu digelar di Dome Al Ma'soem Jalan Raya Cipacing (Jalan Raya Rancaekek-Cileunyi) Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (15/7/2019).

Ketua Yayasan Al Ma'soem Bandung Dr Ir H Ceppy Nasahi Ma'soem MS dalam sambutannya, sesuai dengan keterangan resminya yang diterima Tribun Jabar, mengatakan, bahwa tabligh akbar ini dilakukan setiap tahun.

“Jika acara sebelumnya, pada Syawal lalu, pelaksanaan Haul itu untuk mendoakan para pendiri Al Ma'soem. Kali ini, acara tabligh akbar dalam pelaksanaannya bersamaan dengan silaturahmi yang dihadiri siswa SMP dan SMA baik yang baru masuk tahun ajaran baru 2019-2020 di Al Ma'soem, maupun yang sudah naik kelas," katanya.

Gelar Milad ke-46 Tahun, Al Masoem Beri Kiat Usaha Mereka Bertahan Lebih dari Empat Dasawarsa

Acara ini, lanjut Ceppy untuk meluruskan niat ke depan dan belajar sungguh-sungguh di lingkungan masing-masing.

"Luruskan niat untuk belajar dan mengikuti aturan-aturan di sekolah," ujarnya.

Sementara itu Ustadz H Budi Prayitno MPsi dalam tabligh akbarnya mengupas tentang segala sesuatu yang terjadi di bumi ini yang tidak lepas dari pertolongan Allah SWT.

"Allah tidak akan mengubah nasib seorang kaum, kecuali jika kaum itu merubah dirinya sendiri. Yang semula tak rajin baca menjadi rajin baca. Yang tak berilmu menjadi berilmu," kata Budi.

Ia pun mengajak para siswa untuk rajin membaca. Pasalnya, tidak ada tempat untuk orang-orang bodoh.

Pada kesempatan itu, Budi pun mengajak para siswa untuk tanya jawab, di antaranya membahas pengusaha kaya raya yang menjalankan usahanya dengan menggunakan informasi dan teknologi.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved