Air Sumur Menghitam Sejak 2 Bulan Lalu & Tercemar, Warga Babakan Jawa Belum Dapat Bantuan Air Bersih

Air sumur menghitam sejak dua bulan lalu dan dipastikan tercemar, warga Babakan Jawa belum dapat bantuan air bersih.

Air Sumur Menghitam Sejak 2 Bulan Lalu & Tercemar, Warga Babakan Jawa Belum Dapat Bantuan Air Bersih
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Warga Kampung Babakan Jawa, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mengeluhkan kondisi air sumur yang berubah warna menjadi hitam sejak dua bulan terakhir. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kampung Babakan Jawa, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mengaku hingga saat ini belum mendapatkan bantuan air bersih dari pemerintah.

Di kampung tersebut, sejak dua bulan terakhir air sumur milik warga mengalami perubaham warna menjadi hitam, sehingga tidak dapat dipergunakan untuk berbagai kebutuhan.

Ai Taryati (55), warga RT 1/2. Kampung Babakan Jawa, mengatakan, sampai saat ini ia masih menggunakan air galon isi ulang untuk kebutuhan sehari-hari dan terpaksa mengeluarkan kocek lebih dibandingkan waktu sebelumnya.

"Setiap bulan harus mengeluarkan 500 ribu lebih buat beli air galon. Biasanya tidak pernah, cukup pakai air sumur," kata Ai di Kampung Babakan Jawa, Senin (15/7/2019).

Ai mengatakan, mereka mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah, minimalnya pasokan air menggunakan tangki atau pembuatan sumur bor untuk warga di Kampung Babakan Jawa.

"Kalau sudah begini repot, air, kan, buat banyak kebutuhan," katanya.

Kepala Seksi Penaatan Lingkungan DLH Kabupaten Bandung, Robby Dewantara, mengatakan, uji laboratorium telah dilakukan pada Senin (7/7/2019) hingga Kamis (11/7/2019). DLH Kabupaten Bandung menguji dari lima sumur milik warga Kampung Babakan Jawa dan air dari Sungai Cikijing.

Kelima air sumur warga yang telah diambil sampelnya untuk diuji, yakni milik Syarifudin, Iwan, Dedeh, dan Sardan. Semuanya adalah warga dari RW 12 Kampung Babakan Jawa.

Robby Dewantara, mengatakan, dari kelima sumur tersebut, ada tiga yang bermasalah, yakni sumur milik Dedeh, Iwan, dan Syarifudin.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved