Sempat Tertinggal, ITHB Segel Tiket ke Final Usai Kalahkan Unpar, Sang Pelatih Mengaku Kurang Puas

Sempat tertinggal, ITHB berhasil tekuk Unpar dan melaju ke semifinal Liga Mahasiwa. Namun sang pelatih mengaku kurang puas.

Sempat Tertinggal, ITHB Segel Tiket ke Final Usai Kalahkan Unpar, Sang Pelatih Mengaku Kurang Puas
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Pemain Unpar bersiap melakukan free throw saat berjumpa ITHB di semifinal Lima Season 7 Wilayah Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR ID, BANDUNG - Keseruan terjadi di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (14/7/2019), dalam pertandingan babak semifinal Liga Mahasiswa season 7 Jawa Barat yang mempertemukan tim basket putra Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) dan Universitas Parahiyangan (Unpar).

ITHB sempat tertinggal di kuarter awal dari lawannya, tapi akhirnya bisa membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan dengan poin 81-72.

Di kuarter pertama Unpar unggul tembakan-tembakan 3 poinnya yang jitu mengenai sasaran. Hal ini menyulitkan ITHB. Kuarter pertama ITHB tertinggal 17-21 dari Unpar.

Dengan berbekal pengalamannya, para pemain ITHB terlihat tenang meski tertinggal angka. Di kuarter kedua pertahanan ITHB semakin kokoh dan serangannya kerap membuahkan hasil.

Alhasil ITHB bisa menyalip unpar dengan poin tipis 40-39.

Pada kuarter ketiga ITHB terlihat mendominasi jalannya laga, meski Unpar pun memberikan perlawanan yang sengit. Akhirnya pada kuarter ketiga ITHB kembali unggul 60-52.

Di kuarter terakhir Unpar kerap melakukan serangan guna mengejar ketertinggalannya, di menit akhir Unpar berhasil mendekati poin ITHB hanya berbeda tiga poin 75-72.

Namun rapatnya barisan pertahanan ITHB menyulitkan Unpar untuk mencetak poin, sebaliknya malah ITHB yang berhasil menambah poin. Pertandingan berakhir dengan skor 81-72.

Dengan hasil tersebut tim basket ITHB putra berhasil menembus final, mengikuti langkah tim putri ITHB yang lebih dulu lolos ke babak final.

Pelatih ITHB, Ricky Gunawan, mengaku kurang puas terhadap permainan anak asuhnya di babak semifinal.

“Anak-anak bermain kurang maksimal, saya harap di final anak-anak bisa tampil lebih baik lagi,” ujar Ricky setelah pertandingan.

Menurut Ricky, di awal laga memang timnya tertinggal. Unpar memiliki kekuatan di tembakan 3 poin yang akurasinya sangat tinggi.

“Padahal saya sudah mengingatkan kepada anak-anak, tapi eksekusi di lapangannya kurang maksimal,” ujar Ricky.

Para pemain ITHB bisa bermain tenang meski dalam ketertinggalan, menurut Ricky, itu karena memang jam terbang anak asuhnya lebih banyak dibanding Unpar.

“Jadi mereka tidak panik saat tertinggal,” ujar Ricky.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved