Heboh Prabowo Jumpa Jokowi, Andi Arief Pamer Foto AHY, Sebut Redakan Tensi Politik Meski Dicaci Maki

Sabtu (13/7/2019), publik dihebohkan pertemuan Jokowi dan Prabowo Subianto. Prabowo secara resmi mengucapkan selamat kepada Jokowi

Heboh Prabowo Jumpa Jokowi, Andi Arief Pamer Foto AHY, Sebut Redakan Tensi Politik Meski Dicaci Maki
Kolase Tribun Jabar (Instagram/indonesiaadilmakmur/ahy.id)
Saat ramai Prabowo jumpa Jokowi, Andi Arief posting foto AHY dengan Jokowi. 

SBY menyebut, AHY di-bully menggunakan kata-kata yang sadis dan kejam.

"Segera setelah pertemuan itu, saya tau AHY di-bully dengan kata-kata yang sadis dan kejam," ujarnya.

Walaupun putranya diserang, SBY tetap berpikir positif bahwa itu ujian untuk AHY yang baru berkiprah di dunia politik.

"Mungkin itu cara Tuhan Allah SWT untuk menggembleng seseorang yang baru masuk dalam dunia politik," kata SBY.

Namun, ketua umum Partai Demokrat itu sebenarnya mengetahui siapa yang berani menyerang pihaknya.

 Ibu Ani Yudhoyono Kini Berusia 89 Tahun, Begini Kondisi Mertua SBY, Ada Fotonya dengan AHY

"Dari materi serangan yang dialamatkan pada kita, setelah pertemuan itu, sebenarnya kita tau dari mana serangan sengit itu berasal. Di situlah perbedaan kita dengan pihak tertentu itu," kata SBY.

Ia tak menampik, bisa jadi ada pihak tertentu yang bersikap dan berprinsip tak boleh ada komunikasi antarkubu.

"Memang ada yang bersikap adalah tabu dan dilarang keras pihak 02 berkomunikasi dengan pihak 01 atau sebaliknya. Barangkali ada yang bersumpah tak ada komunikasi berkawan selamanya. Barangkali pula dendam, kebencian dan permusuhan yang membara dalam pemilu 2019 ini harus dipertahankan selamanya," ujarnya.

Terkait hal tersebut SBY tak mau ikut campur dan melarang, tapi ia menegaskan prinsip dan sikap yang dijunjung partainya itu berbeda.

"Silakan kalau ada yan gpunya prinsip dan sikap seperti itu, tetapi jangan atur dan paksa Partai Demokrat harus mengikutinya," kata SBY.

Bagi Partai Demokrat, jika kontestasi politik sudah selesai, tak berarti putus hubungan dengan lawan selamanya.

"Kami berpinsip dalam berkompetisi dalam ikhtiar untuk menang harus berjuang sekuat tenaga. Namun, setelah selesai ya selesai, bukan berarti kita putus hubungan selamanya," ujarnya.

 SBY Juluki Prabowo Sebagai Champions of Democracy, Ia pun Lega Jokowi Akan Jadi Pemimpin Indonesia

Isi Pertemuan AHY dan Jokowi

Rabu (22/5/2019), Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY kembali bertemu dengan Presiden Jokowi.

AHY menemui Jokowi secara pribadi di Istana Bogor.

Pada pertemuan itu, Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat mengaku, mengucapkan selamat pada Jokowi atas hasil rekapitulasi Pilpres 2019 oleh KPU.

Pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dan Jokowi
Pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dan Jokowi (Instagram/ahy.id)

Seperti yang diketahui, Jokowi - Maruf Amin mendapatkan suara unggul dari Prabowo - Sandiaga Uno.

AHY mengaku, ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY pun sudah mengucapkan selamat kepada Jokowi melalui sambungan telepon.

"Tadi juga saya ucapkan selamat pada Presiden Jokowi atas hasil rekapitulasi perhitungan suara KPU. Ini juga sudah disampaikan Pak SBY tadi malam melalui telpon," kata AHY pada siaran langsung Kompas TV.

Ia mengaku, pertemuannya kali ini merupakan pertemuan lanjutan dari sebelumnya.

Pada 2 Mei 2019, AHY memenuhi undangan Jokowi untuk bertemu di Istana Negara, Jakarta.

Kini, ia pun kembali datang untuk memenuhi undangan dari presiden.

Putra SBY ini mengaku, pertemuannya itu merupakan bentuk silaturahmi dan komunikasi antara sang ayah dan Jokowi.

"Komunikasi ini sebagai wujud harapan apabila Pak jokowi dan Pak SBY terus menjalin silaturahmi dan komunikasi khususnya terkait situasi bangsa saat ini ini," ujarnya.

Jokowi sengaja meminta bertemu AHY karena SBY tengah sibuk mendampingi Ani Yudhoyono.

SBY mendedikasikan semua waktunya di Singapura karena sang istri tengah menjalani pengobatan di Singapura.

"Karena keterbatasan waktu karena kondisi ibu Ani yang kanker darah di Singapura. Oleh karena itu, Jokowi meminta saya untuk menjadi jembatan komunikasi dengan SBY," kata AHY.

Kogasma Partai Demokrat ini mengaku, sang ayah yang sempat duduk menjadi presiden pun ingin membagikan pengalamannya kepada Jokowi.

Hal ini menyangkut situasi politik akhir-akhir akibat Pilpres 2019.

Khususnya, pengamanan setelah pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres 2019 oleh KPU.

"Tentunya Pak SBY sebagai mantan presiden punya pengalaman untuk dibagikan kepada Jokowi dalam menganani situasi politik dan pengamanan akhir-akhir ini," katanya.

Kepada Jokowi, AHY menyampaikan pesan dari SBY agar pemerintah bisa menangani situasi pascapengumuman hasil Pilpres 2019.

SBY berpesan pemerintah harus memiliki solusi yang tepat agar tetap aman dan damai.

"Harapan Pak SBY dan kita semua bahwa pemerintah dan negara dapat menganani situasi pasca hasil Pilpres 2019, harus ada solusi dan pengananan yang tepat," kata Agus Harimurti Yudhoyono.

Penulis: Widia Lestari
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved