Ini Sejarah Masjid Al Barokah Cirebon yang Sediakan Banyak Fasilitas bagi Jemaah dan Musafir

Masjid Al Barokah di Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, menyediakan sejumlah fasilitas bagi jemaah dan musafir

Ini Sejarah Masjid Al Barokah Cirebon yang Sediakan Banyak Fasilitas bagi Jemaah dan Musafir
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Deretan Alquran dan koleksi buku bacaan lengkap dengan kacamata baca di Masjid Al Barokah di Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jumat (12/7/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Masjid Al Barokah di Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, menyediakan sejumlah fasilitas bagi jemaah dan musafir.

Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Barokah, Kukut Sutrisno (39), menceritakan masjid itu pada mulanya merupakan musala Pusat Grosir Cirebon (PGC).

Ukurannya pun awalnya tidak terlalu luas dan cenderung sepi karena berada di sudut kompleks PGC.

Kukut yang merupakan pedagang di PGC terpanggil untuk memakmurkan masjid itu agar didatangi banyak jemaah.

"Saya aktif di masjid ini mulai 2011, mengajak orang-orang di sekitar meramaikan masjid," ujar Kukut Sutrisno saat ditemui di Masjid Al Barokah, Jumat (12/7/2019).

Perlahan-lahan para pedagang dan pengunjung PGC mulai berdatangan ke masjid tersebut.

Kukut pun menginisiasi agar musala itu rutin melaksanakan salat lima waktu.

Ridwan Kamil Tolak Wacana Penghapusan Mata Pelajaran Agama di Sekolah

Pasalnya, kala itu musala hanya ramai menjelang zuhur hingga magrib.

Saat malam pintu masjid dikunci oleh pengelola PGC sehingga tidak ada jemaah.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved