Bawa 83 Kg Ganja, 2 Warga Kabupaten Bandung Ditangkap, Mengaku Disuruh Napi Lapas Banceuy

Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menangkap dua pria asal Kabupaten Bandung karena puluhan kilogram ganja, Kamis (11/7/2019).

Bawa 83 Kg Ganja, 2 Warga Kabupaten Bandung Ditangkap, Mengaku Disuruh Napi Lapas Banceuy
Istimewa
Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menangkap dua pria asal Kabupaten Bandung karena puluhan kilogram ganja, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menangkap dua pria asal Kabupaten Bandung, Kamis (11/7/2019).

Penangkapan dua pria itu karena membawa puluhan kilogram ganja.

Selain menangkap dua orang asal Kabupaten Bandung, polisi juga menyita ganja seberat 83 kilogram.

"Ganja seberat 83 kg sudah disita dari dua orang. Mereka sudah ditetapkan tersangka, berinisial Ve (34) asal Kecamatan Majalaya dan Fa (32) asal Kecamatan Cangkuan Kabupaten Bandung," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko via ponselnya, Jumat (12/7/2019).

Ganja dari kedua pria itu disita di Jalan Raya Barat Cicalengka, Kelurahan T‎enjolaya Kecamatan Cicanglengka Kabupaten Bandung.

"Dari penangkapan itu, anggota juga mengamankan satu kendaraan roda empat dengan nomor polisi D 1257 ACE," ujar Trunoyudo Wisnu Andiko.

VIDEO 2 Anjing Pelacak Barrack dan Excel Bantu Ungkap 169 Kg Ganja

Berawal dari Tangkap Tangan Pembeli Ganja, Tim Prabu Polrestabes Bandung Amankan Pengedarnya

Adapun ganja seberat 83 kg itu disimpan dalam empat dus berisi enam belas ball ganja masing-masing berat 5 kg. Polisi juga menyita dua unit ponsel.

"Penangkapan pukul 23.00. Anggota menggeledah dua tersangka, barang bukti ganja disimpan di jok belakang mobil. Dari hasil introgasi kepada tersangka Ve, ia disuruh temannya yang bernama Te yang sedang menjalani penahanan di Lapas Banceuy Bandung," ujar Trunoyudo.

Oleh Te, Ve diminta membawa ganja di Kampung Cangkring, Jelekong Kabupaten Bandung pada Kamis (11/7/2019) pukul 20.30. Saat diambil, ganja berada di bawah truk yang sedang parkir namun tidak ada orang lain.

"Kemudian ganja tersebut diangkut dengan mobil untuk diantar kepada pria berinisial Al di Cicalengka. Saat tersangka menunggu Al, keduanya ditangkap. Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku dijanjikan diberi upah Rp 200 ribu per kilo," ujarnya.

Setelah pemeriksaan 1x24 jam, penyidik menetapkan keduanya sebagai tersangka dengan menerapkan Pasal 111 ayat 2 Undang-undang Narkotika. ‎

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved