Waduk Jatigede Sumedang Mengering, Warga Jaring Ikan Tanpa Perahu Hingga ke Tengah Waduk

Pantauan Tribun Jabar, batas tepi Waduk Jatigede Sumedang yang semula berdekatan dengan Jalan Darmaraja-Wado kini menyusut sejauh 250 meter.

Waduk Jatigede Sumedang Mengering, Warga Jaring Ikan Tanpa Perahu Hingga ke Tengah Waduk
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Pantauan Tribun Jabar, Kamis (11/7/2019), batas tepi Waduk Jatigede yang semula berdekatan dengan Jalan Darmaraja-Wado kini menyusut sejauh 250 meter. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Musim kemarau 2019 mengakibatkan sejumlah tempat penampungan besar air mulai menyusut, termasuk Waduk Jatigede di Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Pantauan Tribun Jabar, Kamis (11/7/2019), batas tepi Waduk Jatigede yang semula berdekatan dengan Jalan Darmaraja-Wado kini menyusut sejauh 250 meter.

Bahkan terlihat beberapa warga beraktivitas tanpa perahu hingga mendekati tengah Waduk Jatigede.

Waduk Jatigede yang semula merupakan permukiman penduduk.

Karena volume air yang berkurang drastis, kini mulai terlihat puing-puing bangunan, bangunan setengah roboh, pemakaman, hingga pohon mati.

Di tepi waduk, ketinggian air mencapai 50 sentimeter, beberapa warga menjaring ikan tanpa memakai perahu.

Air Waduk Jatigede Meluap Menggenangi Jembatan, Warga Minta Pemerintah Tanggap

Jembatan Anggaranu Terendam Luapan Waduk Jatigede, Warga 3 Desa Tak Punya Jalan Alternatif

Pantauan Tribun Jabar, Kamis (11/7/2019), batas tepi Waduk Jatigede yang semula berdekatan dengan Jalan Darmaraja-Wado kini menyusut sejauh 250 meter.
Pantauan Tribun Jabar, Kamis (11/7/2019), batas tepi Waduk Jatigede yang semula berdekatan dengan Jalan Darmaraja-Wado kini menyusut sejauh 250 meter. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Warga sekitar, Tatang (65), mengatakan, penyusutan air di Waduk Jatigede ini mulai terjadi sejak tiga pekan lalu dan jauh lebih cepat dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu, (jaring ikan tanpa perahu) cuma bisa di pinggir, sekarang sudah sampai hampir ke tengah," kata Tatang di Waduk Jatigede, Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, Kamis (11/7/2019).

Puing-puing bangunan di dasar Waduk Jatigede tersebut diketahui, akibat menurunnya debit air dari Sungai Cimanuk di Kabupaten Garut yang berhulu di Kabupaten Garut dan bermuara di Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Padahal, ucap Tatang, saat musim hujan, warga tidak bisa beraktivitas di wilayah Waduk Jatigede.

Waduk tersebut kerap meluap saat musim hingga akses dari Darmaraja menuju Wado atau sebaliknya terputus.

"Sekarang, mobil sama motor bisa sampai ke tengah waduk," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved