Usai PPDB, Orang Tua Siswa Minta Pemerintah Evaluasi dan Edukasi Masyarakat

Forum Orang Tua Siswa (Fortusis), menilai pelaksanaan PPDB tahun ini masih carut marut.

Usai PPDB, Orang Tua Siswa Minta Pemerintah Evaluasi dan Edukasi Masyarakat
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Suasana saat daftar ulang PPDB di SMPN 1 Kota Cimahi, Selasa (9/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Forum Orang Tua Siswa (Fortusis), menilai pelaksanaan PPDB tahun ini masih carut marut.

Ketua Fortusis, Dwi Soebawanto, mengatakan regulasi yang dibuat pemerintah tidak konsisten dilaksanakan.

Oleh sebab itu, ia menuding sistem ini rawan kecurangan, pelanggaran, dan penyalahgunaan berkas oleh masyarakat.

"Kecurangan juga bukan hanya oleh masyarakat sebetulnya, oknum, pejabat dan lain sebagainya ikut terlibat," ujar Dwi Soebawanto, kepada Tribun Jabar, melalui sambungan telepon, Rabu (10/7/2019).

PPDB Offline Sudah Dibuka Sepekan, SMAN 5 Cirebon Masih Kekurangan Siswa

Menurut Dwi, peraturan dan regulasi yang berjalan memang tidak mudah dilaksanakan.

Ada banyak opini yang membuat masyarakat salah paham dengan aturan.

Ia mengatakanbahwa pelayanan belum maksimal dan fasilitas belum terpenuhi.

Kemudian muncul opini di publik, untuk berburu antrean, sehingga rawan timbul penyimpangan aturan.

"Itu juga karena dibatasi kuotanya, sehingga pagi-pagi sudah antre, sehingga yang terjadi adalah mekanisme tadi calo itu bisa eksis," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved