Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Pertimbangkan Banding Setelah Kliennya Divonis 2 Tahun Penjara

kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Desmihardi, mempertimbangkan untuk mengajukan banding, untuk kliennya.

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Pertimbangkan Banding Setelah Kliennya Divonis 2 Tahun Penjara
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019) pukul 08.50 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Kliennya mendapat vonis dua tahun penjara, kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Desmihardi, mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

Vonis dua tahun tersebut telah dipotong masa tahanan Ratna Sarumpaet selama ditahan di Polda Metro Jaya.

"Masa tahanannya kalau dari Oktober (2018) sampai bulan Juli (2019), itu sekitar 9 bulan," ucap Desmihardi.

Desmihardi mengaku akan mempertimbangkan untuk ajukan banding selama sepekan ke depan.

"Jadi kalau dua tahun kami masih pikir-pikir. Kami akan menentukan sikap dalam kurun waktu 7 hari ini," ujar Desmihardi usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

Diketahui, Ratna Sarumpaet divonis dua tahun penjara terkait kasus penyebaran berita bohong, Kamis (11/7/2019).

Ratna Sarumpaet Dihukum 2 Tahun Penjara Terkait Penyebaran Berita Bohong

Ratna Sarumpaet Buka Tas di Tengah Sidang, Hakim Menegur, Ternyata Ratna Mau Ambil Ini

Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Diskors, Atiqah Hasiholan Selfie dengan Wartawan

Vonis majelis hakim terhadap Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, lebih ringan empat tahun daripada tuntutan jaksa penuntut umum ( JPU ).

Sebelumnya, JPU membacakan tuntutan enam tahun penjara bagi Ratna Sarumpaet.

Dalam persidangan hari ini, majelis hakim menyatakan Ratna terbukti bersalah dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoaks yang menimbulkan keonaran.

"Terdakwa Ratna Sarumpaet telah terbukti secara sah bersalah menyebar pemberitaan bohong. Menjatuhkan terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun," kata hakim Joni saat membacakan vonis di pengadilan negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2019).

Ratna awal dijerat dengan 2 pasal, pertama Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang hukum pidana karena diduga dengan sengaja menimbulkan keonaran. Kedua pasal 28 ayat 2 UU ITE. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratna Sarumpaet Pertimbangankan Banding Usai Divonis 2 Tahun Penjara"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved