Camat Rancasari Sebut Air Sungai Cipamokolan Hitam dan Berbau karena Musim Kemarau

Aliran sungai irigasi Cipamokolan-Rancacili di Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung

Camat Rancasari Sebut Air Sungai Cipamokolan Hitam dan Berbau karena Musim Kemarau
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Air Sungai Cipamokolan tepatnya di sungai irigasi Rancacili-Cipamokolan airnya berwarna hitam, berbuih serta mengeluarkan bau tak sedap. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aliran sungai irigasi Cipamokolan-Rancacili di Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung berwarna hitam, berbusa dan mengeluarkan bau tak sedap.

Menanggapi hal tersebut, Camat Rancasari, Sri Kurniasih mengatakan pencemaran di sungai irigasi Cipamokolan-Rancacili diakibatkan perpindahan musim dari musim hujan ke musim kemarau. Akibatnya air sungai berwarna hitam dan berbusa.

"Memang sungai Cipamokolan ini sering terjadi dan menjadi hitam dan berbusa karena mungkin hujan ke kemarau, menyebabkan menguap jadi hitam, karena irigasinya menghambat air ada penguapan kalau dari irigasi ke bawah menyebabkan jadi berbusa. Ini setiap kali sungai ini jadi hitam," ujar Sri kepada Tribun Jabar, Kamis (11/7/2019).

Selain itu, menurut Sri sungai tersebut mengeluarkan bau tak sedap lantaran penumpukan sedimen lumpur dan limbah buangan dari hulu hingga titik pintu air (irigasi).

"Terkait bau menyengat mungkin endapan yang menguap ke atas karena sungai ini masih banyak masyarakat buang limbah manusia dan rumah tangga yang buang ke sungai," ujarnya

Sri menjelaskan lokasi aliran sungai di wilayahnya tersebut melintasi dua kelurahan yaitu Kelurahan Cipamokolan dan Kelurahan Derwati.

Laga Kontra Persija Jakarta Jadi Sejarah Bagi Gelandang Persib Bandung Gian Zola

Selain itu, menurutnya ada indikasi sungai tersebut tercemar dari hulu sungai. Pasalnya, di kawasan tersebut terdapat beberapa pabrik yang didirikan.

"Ada indikasi dari hulu, ada beberapa kecamatan Kiaracondong, Antapani, dan Arcamanik selain itu ada Kabupaten Bandung. Arcamanik, Antapani dan Kircon banyak sekali pabrik besar sehingga maju airnya ke hilir, kami yang terdampaknya," ujarnya.

Sri menyebut pihaknya telah melakukan monitoring dan pengambilan sampel bersama DLHK Kota Bandung didua titik yaitu titik pintu air irigasi dan jembatan Rancacaloa Kelurahan Cipamokolan.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved