Terdakwa Kasus BLBI Syafruddin Temenggung Dibebaskan MA, KPK Akan Cermati Putusan MA

Mahkamah Agung memutuskan bebas terhadap terdakwa kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Syafruddin Arsyad Temenggung

Terdakwa Kasus BLBI Syafruddin Temenggung Dibebaskan MA, KPK Akan Cermati Putusan MA
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto ilustrasi sidang kasus BLBI: Terdakwa kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas BLBI Syafrudin Arsyad Temenggung mendengarkan keterangan saksi ahli Sigit Pramono saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Mahkamah Agung memutuskan bebas terhadap terdakwa kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Syafruddin Arsyad Temenggung melalui putusan No. 1555K/PID.SUS-TPK/2019. 

MA menyatakan, Syafruddin terbukti melakukan tindakan tersebut, tetapi perbuatan itu tak dikategorikan sebagai tindak pidana.

Dengan demikian, Syafruddin Temenggung bebas dari jerat hukum.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Saut Situmorang menegaskan, pihaknya akan mempelajari putusan MA atas kasasi yang diajukan.

Menurut Saut, dikutip dari Kompas.com, pihaknya menunggu terlebih dahulu salinan putusan secara resmi.

"Setelah KPK menerima salinan putusan, maka KPK akan mempelajari secara cermat putusan tersebut dan mempertimbangkan secara serius melakukan upaya hukum biasa atau luar biasa sepanjang sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Saut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/7/2019) malam.

KPK Mengaku Sudah Temukan Aset Sjamsul Nursalim, Tersangka Kasus Mega Korupsi BLBI

Akan tetapi, Saut belum bisa menjelaskan secara spesifik upaya hukum apa yang akan ditempuh KPK ke depannya.

Ia hanya menegaskan, KPK akan terus berupaya sesuai kewenangan yang dimiliki untuk mengembalikan dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus ini sebesar Rp 4,58 triliun.

"Sajauh ini tidak ada informasi dari MA yang mengatakan bahwa unsur kerugian keuangan negara Rp 4,58 triliun dan pihak lain yang diperkaya dalam perkara ini tidak terbukti. Apalagi ada penegasan bahwa perbuatan terdakwa terbukti sebagaimana didakwakan kepadanya," kata Saut.

Saut mengatakan, penanganan perkara ini sudah melewati perjalanan panjang.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved