Sistem Zonasi, Para Orangtua Calon Siswa SMPN 1 Soreang Kecewa, Jarak Membuat Anak Tak Diterima

Banyak orangtua calon siswa kecewa anaknya tidak diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 1 Soreang

Sistem Zonasi, Para Orangtua Calon Siswa SMPN 1 Soreang Kecewa, Jarak Membuat Anak Tak Diterima
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
Para orangtua calon siswa SMPN 1 Soreang kecewa sistem zonasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Banyak orangtua calon siswa kecewa anaknya tidak diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 1 Soreang karena sistim zonasi. Para orangtua calon siswa terpaksa harus menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta.

Menurut pantauan Tribun, ratusan orangtua dan siswa tampak berkerumun di dua ruangan tempat pengambilan kelulusan PPDB SMPN 1 Soreang. Banyak orangtua siswa yang tampak senang karena anak-anknya dapat diterima di sekolah negeri.

Namun banyak pula orangtua dan siswa yang harus pulang dengan rasa kecewa karena anak-anaknya tidak diterima di sekolah negeri tersebut. Sambil membawa map, wajah para orangtua ini tampak kecewa dan sedih.

"Iya pasti kecewalah, sedih saya mah pengen nangis," ujar Novi Mulyani (31) seorang orangtua murid di SMPN 1 Soreang, Rabu (10/7/2019).

Novi mengakui jarak rumahnya di Kampung Rancasampih, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin dengan SMPN 1 Soreang mencapai 3 kilometer. Sehingga kecil harapan anaknya diterima di sekolah negeri itu.

Kiper Persib Bandung M Natshir Cedera, 3 Kali Gagalkan Peluang Bruno Matos dari Persija Jakarta

"Tapi mau gimana lagi paling deket ya kesini. Ada SMPN 2 (Soreang) tapi jaraknya lebih jauh lagi, pasti enggak keterima juga," katanya.

Hal serupa disampaikan oleh Yanti (33) orangtua calon siswa yang anaknya tidak diterima di SMPN 1 Soreang. Yanti mendaftarkan anaknya melalui jalur zonasi murni.

"Kalau kayak gini tuh (sistim zonasi) harusnya pemerintah menyediakan dulu sekolah-sekolah (negeri) terdekat. Kalau sekolah ke swasta kan harus bayar mahal," katanya.

Yanti mengaku sangat kecewa dengan adanya sistim zonasi tersebut. Selain anaknya, ada beberapa tetangganya yang juga kecewa karena anak-anaknya tidak bisa bersekolah di SMP Negeri 1 Soreang.

"Sekarang enggak tahu mau sekolah dimana lagi, enggak tahu ke swasta enggak tahu ke pesantren. Ke swasta biayanya mahal," katanya.

Ribuan Bobotoh Nobar Persija Jakarta vs Persib Bandung di Lapangan Gasibu

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved