Saat Kemarau, Kabupaten Tasikmalaya Kerap Dilanda Krisis Air Bersih, Padahal Banyak Sumber Air

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tasikmalaya mencatat ada sekitar 3.300 sumber air

Saat Kemarau, Kabupaten Tasikmalaya Kerap Dilanda Krisis Air Bersih, Padahal Banyak Sumber Air
tribunjabar/isep heri
Untuk mengairi lahan persawahan menghadapi kemarau, warga Kampung Sukasirna, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya secara swadaya membangun kincir air secara bergotong-royong, Selasa (9/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tasikmalaya mencatat ada sekitar 3.300 sumber air yang tersebar di wilayahnya.

Namun selama ini Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, belum bisa memaksimalkan potensi yang ada sehingga masih kerap ditemukan wilayah krisis air bersih saat kemarau melanda.

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tasikmalaya, Atep Sumardi mengatakan terbatasnya anggaran dan kondisi geografis menjadi kendala untuk menyalurkan air yang ada.

"Memang kalau sumber air yang ada bisa dikelola dengan maksimal maka dapat meminimalisasi kerawanan air di musim kemarau," kata Atep Sumardi, Rabu (10/7/2019).

Dari banyaknya sumber air yang ada, lanjut Atep hanya kurang dari sebagian yang telah dimanfaatkan.

Wali Kota Lepas Kontingen Kota Cirebon untuk Berlaga di O2SN dan Popwilda III Jabar, Ini Pesannya

Kendala lainnya sebut Atep selain rata-rata di tempat yang sulit di akses, persoalan hak milik tanah juga kadang menjadikan terdapat konflik sosial.

"Masalahnya karena akses yang jauh, dan status tanahnya belum jelas sehingga bisa memicu konflik sosial," sebutnya.

Jumlah yang tercatat itu, lanjutnya, di luar dari sumber air yang telah rusak bahkan hilang akibat bencana maupun altivitas galian pasir.

"Sejauh ini datanya belum dapat diketahui secara pasti," ujarnya.

Bentrok Pedagang vs Satpol PP Warnai Aksi Persib Bandung Curi Poin di Kandang Persija Jakarta

Maka dari itu, untuk ke depan, kata dia, pihaknya terus berupaya melalui program penyelamatan sumber mata air.

"Tujuannya agar tetap terjaga dengan baik sehingga terus termanfaatkan untuk kehidupan masyarakat secara berkelanjutan melalui konservasi sumber air," kata Atep Sumardi.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved