Relokasi PKL Kota Cimahi ke Pasar Atas Baru Tertunda, Ini Penyebabnya

Rencana Pemerintah Kota Cimahi untuk merelokasi PKL yang biasa mangkal di kawasan Alun-alun ke Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi harus tertunda.

Relokasi PKL Kota Cimahi ke Pasar Atas Baru Tertunda, Ini Penyebabnya
Dok.Tribun Jabar
Kantor Pemkot Cimahi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Rencana Pemerintah Kota Cimahi untuk merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di kawasan Alun-alun ke Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi harus tertunda.

Hal tersebut, karena hingga saat ini sarana dan prasarana PAB lantai dua yang akan digunakan untuk relokasi PKL tersebut masih belum memadai dan pemerintah masih harus melakukan kajian terkait PKL yang laik untuk direlokasi.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Koperasi UMKM Perindustrian (Disdagkoperin), Kota Cimahi, Teja Dahliawati, mengatakan berdasarkan hasil pendataan jumlah PKL yang ada di Alun-alun dan sekitarnya ada 199 PKL.

"Kami masih harus melakukan beberapa kali pertemuan karena kondisi PAB lantai dua belum representatif, masih belum ada sekatan. Itu menjadi kendala sehingga relokasi terkesan terlambat," ujarnya saat ditemui di Kantor Pemkot Cimahi, Selasa (9/7/2019).

Anies Baswedan Bilang Begini Soal Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung

Selain itu, kata dia, lokasi PAB lantai dua hanya cukup untuk melakukan relokasi PKL sebanyak 103 PKL, sehingga pihaknya masih harus memikirkan sisa PKL dari jumlah 199 tersebut.

Ia mengatakan, setelah PAB siap untuk menampung akan diutamakan bagi PKL yang biasa standby dengan membangun kios sementara seperti di sekitar Jalan Ria dan Jalan Pabrik Aci karena melanggar Peraturan Daerah (Perda).

"Jadi kajiannya harus sudah sampai kesana, seperti karakteristik PKL seperti apa. Itu kami belum bisa memberikan gambaran jadi kami harus menggandeng pihak ketiga untuk melakukan kajian," katanya.

Ini Daftar Pemain Persib yang Dibawa untuk Lawan Persija di Lanjutan Liga 1 2019

Untuk saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan para PKL yang bisa dilakukan relokasi tersebut. Terkait pembenahan PAB lantai dua pihaknya sudah menganggarkan 2.08 miliar dan ditargetkan bisa selesai pada tahun 2020.

"Pendataan dan pengkajian masih berjalan, termasuk oleh Satpol PP yang menentukan PKL mana yang bisa isi kios. Untuk sisa 96 PKL yang tidak kebagian kios, kita coba cari solusi ditempatkan di lokasi lain," kata Teja.

Rencana relokasi PKL tersebut dilakukan sebagai solusi untuk menata PKL yang biasa mangkal di tempat terlarang seperti Alun-alun, karena hingga saat ini para PKL tersebut sulit untuk ditertibkan.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved