Ramai Soal Rencana Pemblokiran Ponsel Black Market, Begini Cara Bedakan HP Resmi atau BM

Pemerintah berencana menertibkan peredaran ponsel Black Market(BM). Segera cek milik Anda, apakah legal atau BM.

Ramai Soal Rencana Pemblokiran Ponsel Black Market, Begini Cara Bedakan HP Resmi atau BM
imagui.eu
Ilustrasi main game menggunakan smartphone 

TRIBUNJABAR.ID - Pemerintah berencana menertibkan peredaran ponsel Black Market(BM).

Segera cek milik Anda, apakah legal atau BM.

Sejak pertengahan 2018 setelah implementasi kebijakan registrasi kartu SIM prabayar rampung, pemerintah berencana menghentikan peredaran ponsel ilegal (black market/BM) di Indonesia.

Pasalnya, peredaran ponsel blackmarket yang masif ini dianggap tak hanya merugikan negara, tapi juga distributor dan pengguna.

Mekanisme pemblokiran ini akan menggunakan nomor IMEI yang melekat pada setiap ponsel dan berbeda-beda.

Pemerintah akan mengidentifikasi IMEI tersebut dan jika tidak terdaftar, akan dianggap sebagai ponsel ilegal dan tidak akan bisa digunakan di Indonesia.

Wacana tersebut kini kembali hangat diperbincangkan.

Mesin validasi IMEI yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian kabarnya akan mulai diaktifkan pada Agustus mendatang.

Lantas dengan aktifnya mesin tersebut apakah kemudian handphone ilegal akan benar-benar tidak dapat digunakan?

KompasTekno, Senin (1/7/2019), meminta keterangan Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, terkait hal ini.

Halaman
1234
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved