Berusia Hampir Seabad, Pasangan di Bandung Barat Bisa Naik Haji Setelah Menabung 57 Tahun

Irah (92) dan Kosim (92), warga Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, menabung kurang lebih selama 57 tahun untuk bisa naik haji.

Berusia Hampir Seabad, Pasangan di Bandung Barat Bisa Naik Haji Setelah Menabung 57 Tahun
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kosim dan Irah saat ditemui Tribun Jabar di kediaman mereka di Kampung Jalupang, RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI- Irah (92) istri dari Kosim (92), warga Kampung Jalupang, RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat menabung kurang lebih selama 57 tahun untuk bisa naik haji.

Sebetulnya Irah sudah bisa menunaikan ibadah haji itu sejak 2018 namun ia rela menunggu suaminya karena uang yang ditabung untuk biaya berhaji itu merupakan hasil kerja keras suaminya yang bekerja sebagai petani.

"Waktu itu saya sudah bisa berangkat dan anak juga sudah menyarankan. Karena uangnya baru cukup untuk satu orang, saya lebih memilih untuk menunggu bapak," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Rabu (10/7/2019).

Setelah itu, Kosim lebih bekerja keras lagi untuk menabung agar tabungannya bisa digunakan biaya menunaikan ibadah haji tahun ini dengan cara meningkatkan jumlah uang yang ditabung dirumahnya.

Hasilnya mereka berdua bisa berangkat bersama-sama karena bisa menabung ke bank lebih besar dan saat ini mereka sudah mendaftar haji melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Batujajar.

"Saya inginnya pergi naik haji berdua bersama bapak, masa nabungnya bersama-bersama tapi berangkatnya sendiri. Alhamdulillah tahun ini kesampaian berangkat berdua," kata Irah.

Ini yang Tak Boleh Dilakukan Saat Beribadah Haji

Terima Koper Haji di Kebun, Wa Sego pun Menangis, Penantian Naik Haji Terwujud

Ia bersyukur, berkat kesabaran itu bisa menunaikan ibadah haji berdua karena tabungan itu merupakan hasil kerja keras mereka berdua dari hasil menanam padi dan jagung di lahan milik sendiri.

"Sekarang saya sudah tidak bisa ke sawah, paling hanya bapak saja, itu juga menyuruh orang lain karena sudah tua, kasihan," ucapnya.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat Rahmat Hidayat mengatakan, Kosim dan Irah memang sudah mendaftar untuk menunaikan ibadah haji.

"Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 56, yang diberangkatkan pada 23 Juli 2019. Di kloter itu, total terdapat 404 jemaah calon haji asal Bandung Barat," katanya saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, pada tahun ini ada tambahan kuota sebanyak 10.000 orang untuk di Indonesia, sedangkan untuk di Jawa Barat, kuotanya itu sebanyak 346 orang.

"Di mana yang 346 orang itu diposisikan untuk nomor porsi berikutnya, sebanyak 173 orang. Kemudian untuk lansia dan pendamping sebanyak 173 orang," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved