Banyak Rentenir Berkeliaran, Warga di Sukajadi Bandung Pasang Spanduk ''Rentenir Dilarang Masuk''

Warga di RW 03, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung membentangkan spanduk bertuliskan "Rentenir Dilarang Masuk".

Banyak Rentenir Berkeliaran, Warga di Sukajadi Bandung Pasang Spanduk ''Rentenir Dilarang Masuk''
tribunjabar/syarif pulloh anwari
Warga di wilayah RW 03, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung membentang spanduk bertuliskan "Rentenir Dilarang Masuk". 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga di RW 03, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung membentangkan spanduk bertuliskan "Rentenir Dilarang Masuk".

Dari pantauan Tribun Jabar, Rabu (10/7/2019) siang, spanduk  berwarna biru itu bertuliskan "Rentenir Dilarang Masuk, Kami Warga Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi Menolak Keras Kehadiran Rentenir".

Spanduk tersebut dipasang dekat gapura RW 03, tepat di pintu masuk ke rumah warga yang diketahui terdapat tujuh RT di wilayah tersebut.

Ketua RW 03, Asep (52) mengatakan spanduk sudah dipasang sejak sebulan  lalu.

"Ini memang program pemerintah dari kelurahan kami dan ada satgas juga, karena di wilayah kami ini banyak sekali rentenir atau bank keliling," ujar Asep kepada Tribun Jabar di Gapura RW 03, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Rabu (10/7/2019).

Asep mengatakan keberadaan rentenir sudah ada sejak puluhan tahun di RW 03 yang kerap kali menawarkan pinjaman kepada warga terutama ibu rumah tangga.

"Sasarannya ibu rumah tangga, orang-orang kecil, secara sembunyi-sembunyi," ujarnya.

Asep mengaku pernah menanyakan kepada warga dan mendapati laporan, rentenir tersebut menawarkan pinjaman dengam bunga yang cukup besar.

Unggahan Tony Sucipto Jelang Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Bobotoh Belum Move On Beri Hati Biru

"Saya pernah mendapati warga dan mendapatkan infonya, bunganya 20 persen, kalau pinjam Rp 100 ribu, warga harus bayar Rp 120 ribu tapi warga menerima uangnya hanya Rp 80 ribu, terus jangka waktunya sekitar 30 sampai 40 hari," ujarnya.

Asep mengatakan pihaknya menolak keras keberadaan rentenir yang sangat merugikan warganya itu namun semenjak ada program tersebut para rentenir di wilayahnya itu sudah mulai berkurang dan spanduk ini sebagai pengingat kepada warganya.

Angkutan Umum di Cianjur akan Ditempeli Stiker Barcode, Intip Masa Berlaku KIR dan Trayek

"Sebulan kemarin program ini sudah berjalan, RT di sini laporan, alhamdulillah agak berkurang, dulunya sebulan ada 20 warga, setelah ada ini mulai berkurang, " ujarnya.

Ia berharap adanya program ini membuat wilayah RW 03 bebas dari rentenir dan pemerintah menyediakan program lain untuk warga yang membutuhkan guna mendapatkan pinjaman.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved