Pemkab Purwakarta Siapkan Dana Rp 350 Juta untuk Pengadaan Air Bersih Bagi Masyarakat

Pemkab Purwakarta telah menyiapkan anggaran untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat sehari-hari.

Pemkab Purwakarta Siapkan Dana Rp 350 Juta untuk Pengadaan Air Bersih Bagi Masyarakat
Tribun Jabar/ Haryanto
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemkab Purwakarta telah menyiapkan anggaran untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat sehari-hari.

Anggaran itu bentuk kesiapan pemerintah menanggulangi bencana kekeringan di musim kemarau 2019

Sebab diketahui sebagian wilayah di Purwakarta mengalami kesulitan air akibat kekeringan lantaran sumber air di wilayah mereka mengering.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan pihaknya telah mengalokasikan Rp 350 juta untuk pengadaan air bersih.

"Kami selalu menganggarkan biaya untuk mengantisipasi bencana kekeringan setiap tahunnya. Pengadaan air bersih ini nantinya didistribusikan ke masyarakat yang sangat membutuhkan," kata Anne saat ditemui di Komplek Pemda Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta, Selasa (9/7/2019).

Terkait anggaran Rp 350 juta itu, Anne mengaku akan di dua instansi untuk melakukan pendistribusian air bersih tersebut.

Mengenal Berbagai Jenis Teh Bersama Tea Master, Oza Sudewo

Sekitar Rp 200 juta dikelola oleh Kesra Setda sementara sisanya dikelola oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Purwakarta.

Adapun pengadaan air bersih itu, kata Anne, didapat dari PDAM setempat.

Dia menyebut bahwa berapa pun jumlah yang dibutuhkan, pemkab siap menyediakan air bersih untuk mengatasi masalah kekeringan. 

"Jika ketersediaan air bersih di pihak PDAM mulai berkurang maka akan menggandeng pihak swasta yang memiliki sumber air," ujar bupati yang akrab disapa Ambu Anne itu.

Meski Baru, Pelatih Persija Jakarta Mengaku Sudah Paham Rivalitas Timnya dengan Persib Bandung

Ia menyesalkan sejumlah sumber air bersih malah dijual oleh masyarakat ke sejumlah pihak dan jadi dikuasai pihak lain, bukan dimiliki pemerintah setempat.

Meski demikian, jika ada yang menawarkan sumber mata air, Pemkab Purwakarta siap membeli untuk pengamanan sumber mata air bagi masyarakat.

"Kalau ada yang menawarkan, harus kami beli untuk pengamankan sumber mata air," ujarnya.
 

Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved