Korban Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu Ternyata Depresi Akibat Miliki Penyakit Jantung

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki mengatakan, kejadian tersebut terjadi perlintasan kereta api dilintasan KM 179/+6 Desa Jatibarang

Korban Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu Ternyata Depresi Akibat Miliki Penyakit Jantung
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Petugas beserta warga saat mengevakuasi seorang wanita yang tewas terlindas dan terjepit roda kereta api, di Blok Bedeng Bulak Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Korban tewas akibat tertabrak kereta api kembali terjadi di Kabupaten Indramayu, Selasa (9/7/2019).

Akibat kejadian tersebut, seorang wanita berinisial S, Warga Jatibarang Baru Desa Bulak Kecamatan Jatibarang tewas dengan kondisi mengenaskan saat perjalanan menuju RSUD Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki mengatakan, kejadian tersebut terjadi perlintasan kereta api dilintasan KM 179/+6 Desa Jatibarang Kecamatan Jatibarang sekitar pukul 15.40 WIB.

"Benar terjadi kecelakaan, seorang wanita tertabrak kereta api Jayabaya Jurusan Pasar Senen-Malang yang menuju ke arah Malang," ujar Yoris MY Marzuki kepada Tribuncirebon.com.

Disampaikan Yoris MY Marzuki, seusai tertabrak, korban terlindas kemudian terjepit di bawah roda kereta api.

Bahkan kereta api Jayabaya yang menabrak korban waktu kejadian sempat terhenti.

BREAKING NEWS , Korban Tersangkut di Kolong Kereta Api lalu Terlindas hingga Tewas

Belasan Gerbong Kereta Api di Stasiun Purwakarta Terbakar, Petugas Kesulitan Cari Sumber Air

Ini dilakukan karena korban saat itu masih dalam keadaan hidup namun tubuhnya terjepit di roda kereta api.

Setelah mengevaluasi tubuh korban, pihak kepolisian bergegas membawa korban ke RSUD Indramayu untuk mendapat perawatan. Namun, saat diperjalanan korban meninggal dunia.

Selain itu, disampaikan AKBP Yoris MY Marzuki, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan tetangga korban, dia (korban) diduga mengalami Depresi atau keterbelakangan mental.

Lanjut Kapolres, bahkan sudah tiga kali korban sempat mencoba bunuh diri dengan cara meminum baygon di rumahnya.

"Beruntung saat itu masih dapat dicegah kerabatnya," ucap dia.

Korban depresi karena memiliki penyakit jantung yang sudah lama tidak kunjung sembuh.

"Saat hendak melakukan otopsi pihak keluarga tidak memperkenankan, mereka menerima kejadian ini sebagai takdir," kata Kapolres Indramayu.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved