Jalan di Desa Linggar Rancaekek Dijadikan TPS, Pengendara Melintas Sambil Tutup Hidung Karena Bau

Pemandangan tidak elok terlihat di Ruas Gang Pancasila, Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, karena dijadikan tempat

Jalan di Desa Linggar Rancaekek Dijadikan TPS, Pengendara Melintas Sambil Tutup Hidung Karena Bau
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Pemandangan tidak elok terlihat di Ruas Gang Pancasila, Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, karena dijadikan tempat penampungan sampah (TPS) liar oleh warga sekitar. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemandangan tidak elok terlihat di Ruas Gang Pancasila, Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, karena dijadikan tempat penampungan sampah (TPS) liar oleh warga sekitar.

Pantauan Tribun Jabar, Rabu (9/7/2019), sampah yang sebagian besar merupakan sampah rumah tangga itu, dibungkus menggunakan karung plastik dan dijejerkan di bahu jalan selebar tiga meter tersebut.

Sepanjang 100 meter, terlihat deretan sampah yang dibungkus menggunakan karung plastik menimbulkan bau tidak sedap, sehingga pengendara atau pelintas terpaksa menutup hidung saat melintasi Gang Pancasila.

700 Penyapu Jalan Jadi Tanggung Jawab DLHK Kota Bandung, PD Kebersihan Fokus Urusi Bisnis Sampah

Entis Sutisna (46), Warga RT 4/9 Kampung Cipasir, mengatakan, gang tersebut dijadikan sebagai TPS liar sejak tiga bulan terakhir, karena lokasi TPS sebelumnya telah dibangun untuk kebutuhan proyek normalisasi Sungai Cikijing.

"Tidak tahu siapa yang pertama kali membuang sampah di situ, jarak rumah saya ke tempat sampah cuma 50 meter. Setiap harinya semakin banyak," kata Entis di Kampung Cipasir, Rabu (9/7/2019).

Pemandangan tidak elok terlihat di Ruas Gang Pancasila, Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, karena dijadikan tempat penampungan sampah (TPS) liar oleh warga sekitar.
Pemandangan tidak elok terlihat di Ruas Gang Pancasila, Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, karena dijadikan tempat penampungan sampah (TPS) liar oleh warga sekitar. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Setiap pagi hari, kata Entis, ada petugas kebersihan dari sejumlah RW di Kampung Cipasir yang menyimpan dan kemudian menata karung-karung tersebut hingga berjajar rapi di sepanjang gang penghubung antara Desa Linggar dengan Desa Jelegong.

Ia mengatakan, sampah tersebut biasanya diangkut oleh petugas kebersihan Pemerintah Kabupaten Bandung sebanyak satu kali dalam seminggu, namun selalu kembali menumpuk dalam waktu hitungan jam setelah pengangkutan.

"Pernah, waktu itu satu bulan tidak diangkut, panjang jejerannya sampai 100 meter, mulai dari ujung gang sampai pertigaan gang," katanya.

Seorang pengendara, Aisyah (36), mengatakan jajaran sampah itu selain mengganggu pandangan saat melintas, juga menimbulkan bau tidak sedap

Ia pun terpaksa menutup hidung saat melintasi tumpukan sampah itu.

"Itu kan jalan, seharusnya tidak dijadikan tempat sampah, menggangu kenyamanan," katanya.

Area Pantai Jayanti Terlihat Kotor dan Banyak Sampah, Wisatawan Mengeluh

10 Tahun Terparkir di Pinggir Jalan Peta, Mobil Ini Jadi Tempat Sampah

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved