Musim Kemarau, Kekeringan Ancam 5.000 Hektare Sawah di Kabupaten Cirebon

Hingga pekan pertama bulan Juli kali ini, sedikitnya lebih dari 5.000 hektare sawah di Kabupaten Cirebon terancam kekeringan.

Musim Kemarau, Kekeringan Ancam 5.000 Hektare Sawah di Kabupaten Cirebon
Tribun Jabar/Andri M Dani
ilustrasi kekeringan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Hingga pekan pertama bulan Juli kali ini, sedikitnya lebih dari 5.000 hektare sawah di Kabupaten Cirebon terancam kekeringan.

Dari 5.000 hektare itu, seluas 1.144 hektare sudah alami kekeringan pada musim kemarau ini.

Dari jumlah tersebut, 726 hektare di antaranya, merupakan kekeringan kategori ringan, 196 hektare kategori sedang, dan 135 hektare kategori berat.

“Yang dinyatakan fuso (gagal panen) saat ini sudah mencapai 97,5 hektare. Areal sawah yang terancam kekeringan, umur padinya beragam. Ada yang baru tanam sampai yang memasuki usia panen, antara 1 sampai 90 hari,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Ali Effendi, melalui Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Herman Hidayat, Senin (8/7/2019).

Camat Diimbau Siap Siaga, Antisipasi Kekeringan dan Kebakaran Saat Musim Kemarau

Pihaknya menjelaskan, tercatat pada musim tanam tahun 2019 ini, ada 34.828 hektare sawah yang ditanami.

Hingga awal Juli 2019, sebanyak 20 persen dari lahan yang ditanami, mengalami kekeringan.

Sedangkan lahan, mengalami kekeringan ringan, kurang dari lima persen.

“Karena musim kemarau baru memasuki tahap awal, kami sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi agar dampak kekeringan tidak terlampau parah,” kata dia.

Kekeringan tersebur hampir merata di 40 kecamatan yang ada, baik wilayah tengah, utara, dan timur Cirebon.

Beberapa kecamatan yang mengalamu kekeringan paling luas, yakni Kecamatan Gebang, Karangsembung, Astanajapura, Tengahtani, Ciwaringin dan Greged.

Antisipasi Kekeringan di Jawa Barat, Ridwan Kamil Instruksi Ini kepada Bupati dan Wali Kota

BMKG: Selain Kekeringan, Bencana Kebakaran dan Angin Kencang Juga Berpotensi Melanda Indramayu

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved