Bandar Narkoba Penghuni Terbesar Kedua di Penjara se-Jabar

Bandar narkoba jadi penghuni terbesar kedua yang mendekam di lapas dan rutan di seluruh Jawa Barat (Jabar).

Bandar Narkoba Penghuni Terbesar Kedua di Penjara se-Jabar
Tribunjabar/Mega Nugraha
Kepala Divisi Lapas Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Senin (14/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bandar narkoba jadi penghuni terbesar kedua yang mendekam di lapas dan rutan di seluruh Jawa Barat (Jabar).

Jumlah bandar narkoba yang menghuni di lembaga pemasyarakatan ( Lapas) dan rumah tahanan ( Rutan) di Jabar mendekati angka 10 ribu orang.

Penghuni terbesar pertama tentu saja, narapidana kasus pidana umum sebanyak 11.775 orang.

‎"Jumlah narapidana bandar narkoba yang menghuni rutan dan lapas se-Jabar mencapai 7,605 orang. Sedangkan untuk narapidana narkoba pengguna sebanyak 3,528 orang," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris di Arcamanik, Kota Bandung Senin (8/7/2019).

Pada kesempatan itu, Kanwil Kemenkum HAM Jabar mengumpulkan ribuan petugas lapas rutan dan petugas imigrasi se-Jabar.

Mereka mendapat pembekalan dari Wakapolda Jabar, Pangdam III/Siliwangi hingga Kepala BNNP Jabar.

Kapolda hingga Pangdam akan Beri Pembekalan Petugas Lapas Rutan se-Jabar

Kadiv Imigrasi Arie Budijanto dan Kadiv Pas Abdul Aris di Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta Jumat (5/7/2019).
Kadiv Imigrasi Arie Budijanto dan Kadiv Pas Abdul Aris di Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta Jumat (5/7/2019). (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

Data lainnya, narapidana korupsi sebanyak 600 orang, teroris 236 orang, ilegal logging 17 orang, trafficking 73 orang dan money laundry 27 orang.

"Semuanya menghuni 32 lapas dan rutan serta 1 LPKA. Bahwa total semua narapidana di lapas dan rutan sebanyak 23,861 orang sedangkan kapasitasnya hanya 15,658 orang," ujar Aris.

Pasca- Gempa 7 SR di Ternate - Sempat Ada Peringatan Dini Tsunami, Warga Mengungsi, 19 Gempa Susulan

Pihaknya tidak memungkiri kelebihan kapasitas itu jadi sumber-sumber masalah yang ada saat ini. Apalagi, lapas dan rutan se-Jabar over kapasitas melebihi 52 persen.

"Seperti peredaran narkotika hingga perkelahian antar narapidana‎ jadi salah satu faktor gangguan keamanan," ujar Aris. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved