Warga Rancaekek Khawatir Air Sumur yang Berubah Warna Jadi Hitam dan Berbau Membawa Wabah Penyakit

Warga mengaku khawatir perubahan warna air sumur menjadi hitam dan berbau dapat mengganggu permasalahan kesehatan.

Warga Rancaekek Khawatir Air Sumur yang Berubah Warna Jadi Hitam dan Berbau Membawa Wabah Penyakit
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Warga Kampung Babakan Jawa, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mengeluhkan kondisi air sumur yang berubah warna menjadi hitam sejak dua bulan terakhir. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kampung Babakan Jawa, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mengaku khawatir perubahan warna air sumur dapat mengganggu permasalahan kesehatan.

Ketua RT 1/12 Kampung Babakan Jawa, Alan Sukawa (54), mengatakan, ancaman yan ditakutkan dari kondisi sumur berwarna hitam tersebut, yakni menimbulkan wabah penyakit.

"Tercemarnya sumur baru tahun ini terjadi, tapi kalau sawah sama selokan sudah lama. Efeknya kena kulit, jadi merah, terus gatal sampai borok juga," kata Alan di Kampung Babakan Jawa, Minggu (7/7/2019).

Untuk kebutuhan sehari-hari, kata Alan, warga terpaksa tidak dapat menggunakan air sumur untuk semua kebutuhan, karena selain berwarna hitam, air tersebut pun mengeluarkan aroma tidak sedap.

Usai Kalah Telak dari Persebaya, Persib Kembali Latihan Persiapan Lawan Persija

Alan mengatakan, kondisi terparah memang terjadi di lingkungan RT 1, seluruh sumur di rumah mengalami perubahan warna, sehingga banyak warga beralih menggunakan air galon atau membuat sumur bor.

"80 kepala keluarga kena dampaknya, terjadi mulai dari musim halodo (kemarau)," kata Alan.

Permasalahan pencemaran limbah dari Sungai Cikijing, kata Alan, memang telah terjadi mulai dari tahun 1995 dan hingga saat ini belum ada upaya pencegahan baik dari pemerintah setempat atau pun pihak berwenang.

Ia mengatakan, sebelum air sumur milik warga tercemar, air yang diduga mengandung limbah dari Sungai Cikijing hanya mencemari lahan persawahan milik warga serta parit-parit kecil.

"Memang, tahun-tahun sebelumnya limbah itu sangat parah, sampai mengeluarkan gas. Tetapi tidak mencemari sumur, sekarang berbeda," katanya.

Warga lainnya, Ai Taryati (54), mengatakan, bau dari air sumur yang berwarna hitam tersebut selalu tercium dalam meskipun radius 20 hingga 30 meter, dikhawatirkan menimbulkan penyakit pernafasan.

"Bayangkan saja, setiap hari mencium bau busuk," katanya.

30 Mahasiswa dari Asia Tenggara Keliling Bandung dan Saling Promosi Budaya Gunakan Bahasa Jerman

Air Sumur Berubah Hitam dan Bau, Warga Rancaekek Terpaksa Gunakan Air Galon Isi Ulang

Sudah 2 Bulan Air Sumur Milik Warga di Rancaekek Berubah Warna Jadi Hitam

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved