Saking Ingin Bertemu Jokowi, Baiq Nuril Sampai Mimpi 4 Kali, Bila Ketemu Ini yang Akan Dilakukannya

Setelah mengetahui putusan MA yang menolak PK dari Baiq Nuril Maknun beserta kuasa hukumnya, Nuril berkeinginan bisa bertemu Jokowi

Saking Ingin Bertemu Jokowi, Baiq Nuril Sampai Mimpi 4 Kali, Bila Ketemu Ini yang Akan Dilakukannya
(Kompas.com/fitri)
Baiq Nuril Maknun korban UU ITE ini adalah juga korban gempa, rumahnya mengalami rusak sedang dan masih was was berasa di rumah hingga kini. 

TRIBUNJABAR.ID, LOMBOK TENGAH - Setelah mengetahui putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak pengajuan peninjauan kembali (PK) dari Baiq Nuril Maknun beserta kuasa hukumnya, Nuril berkeinginan bisa bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo untuk "curhat".

"Saya berharap bisa bertemu langsung dengan bapak presiden, saya ingin menyampaikan keluh kesah saya ke pada beliau," kata Nuril ditemui di kediaman orangtuanya di Desa Puyung, Lombok Tengah, Minggu (7/7/2019).

Dikutip dari Kompas.com, dia berharap, dengan bertemu langsung Presiden Jokowi, ia mendapatkan amnesti.

"Saya berharap dengan bisa bertemu langsung dengan beliau (Jokowi), saya bisa diberikan jalan keluar, seperti amnesti ini," pesan Nuril.

Lebih dari 315.671 Warga Indonesia Tandatangani Petisi Amnesti untuk Nuril: Jangan Penjarakan Korban

Dia menceritakan pernah bermimpi bertemu dengan Jokowi sebanyak empat kali.

"Saking pengennya ketemu sama Pak Jokowi, saya pernah bermimpi beliau itu empat kali," kata Nuril.

Sebelumnya, tim kuasa hukum Baiq Nuril Maknun berencana mengajukan permohonan amnesti kepada Presiden Joko Widodo pekan depan.

Kajari Mataram Sebut Tak Ada Pelecehan Seksual tapi Mengapa Baiq Nuril Ditahan Karena Konten Asusila

Seiring dengan rencana tersebut, kuasa hukum Baiq Nuril juga akan bertemu DPR untuk meminta dukungan.

"Kalau (permohonan) grasi, Presiden dengan pertimbangan Mahkamah Agung. Tapi kalau amnesti itu Presiden dengan pertimbangan DPR. Kita akan ngomong DPR supaya memberikan persetujuan memberikan amnesti," kata Joko Jumadi, tim kuasa hukum Nuril saat dikonfirmasi, Sabtu (6/7/2019).

Joko mengatakan, kliennya secara resmi akan mengajukan amnesti kepada Presiden pada Kamis atau Jumat pekan depan.

Saat ini tim kuasa hukum tengah menyiapkan permohonan amnesti yang berisi beberapa poin, salah satunya tentang alasan kenapa amnesti harus diberikan dalam kasus Nuril.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Baiq Nuril Berharap Bisa Ketemu Langsung Jokowi untuk "Curhat"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved