Ini 18 Sekolah di Indramayu yang Bakal Terdampak Apabila Terjadi Gempa Akibat Sesar Baribis

Sesar baribis pergerakannya di bawah tanah, berbeda dengan gempa karena patahan yang titik pusatnya itu berada di bawah laut.

Ini 18 Sekolah di Indramayu yang Bakal Terdampak Apabila Terjadi Gempa Akibat Sesar Baribis
shutterstock
Ilustrasi Gempa yang dirasakan di Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu mencatat, terdapat 18 sekolah di 8 kecamatan di Kabupaten Indramayu yang berpotensi risiko bencana gempa bumi.

Kasi Rekonstruksi BPBD Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan, sekolah-sekolah tersebut berpotensi bencana gempa karena terlintasi oleh sesar baribis.

"Kalau sesar baribis itu memang aktif pergerakannya tapi tidak seperti patahan," ujar Caya kepada Tribuncirebon.com, Minggu (7/7/2019).

Dirinya menjelaskan, sesar baribis pergerakannya di bawah tanah, berbeda dengan gempa karena patahan yang titik pusatnya itu berada di bawah laut.

Sehingga dampak yang dirasakan pun tidak akan terlalu besar.

Anak Beberkan Kondisi Sutopo Sebelum Meninggal, Sempat Membaik dan Video Call

Warga Rusia Marah Gara-gara PNS Ini Berpose Bugil di Majalah Playboy, Akhirnya Mengundurkan Diri

Lanjut Caya, guncangan yang disebabkan sesar baribis hanya sekitar 3,1 skala richter, dengan kedalaman antara 5-10 kilometer di bawah permukaan tanah.

Meski sesar baribis merupakan sesar aktif dan sangat berpotensi gempa, namun disampaikan Caya, potensi yang akan dirasakan hanya dalam skala kecil.

"Karena kita bukan daerah patahan, kita hanya sesar di darat saja itu pun sedikit tidak menyeluruh satu kabupaten," ujar dia.

Dirinya menyebut, daerah yang akan paling terasa apabila terjadi gempa, ialah daerah barat Kabupaten Indramayu, karena terlintasi secara langsung oleh sesar baribis.

Berikut ini data sekolah bahaya gempa bumi akibat sesar baribis:

1. Kecamatan Gantar, jenjang SD sebanyak 3 sekolah.
2. Kecamatan Terisi, jenjang SD sebanyak 4 sekolah dan jenjang SMK sebanyak 1 sekolah.
3. Kecamatan Widasari, jenjang SD sebanyak 1 sekolah.
4. Kecamatan Krangkeng, jenjang SD sebanyak 1 sekolah.
5. Kecamatan Karangampel, jenjang SD sebanyak 1 sekolah.
6. Kecamatan Juntinyuat, jenjang SD sebanyak 1 sekolah.
7. Kecamatan Sliyeg, jenjang SD sebanyak 2 sekolah dan jenjang SMK sebanyak 1 sekolah.
8. Kecamatan Sindang, jenjang SMP sebanyak 2 sekolah dan jenjang SMK sebanyak 1 sekolah.

Inspiratif, 3 Mahasiswa Unpad Ini Teliti Senyawa Antikanker dari Jamur

Tanggapan Anak Ahok BTP Soal Ayahnya yang Nikahi Puput Nastiti Devi: yang Penting Papa Bahagia

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved