Dedi Mulyadi Sebut 3 Alasan Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Diberhentikan

Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, ada tiga alasan pemecatan Toto Sunarto dari kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon.

Dedi Mulyadi Sebut 3 Alasan Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Diberhentikan
ichsan/tribun jabar
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat memecat Toto Sunarto dari kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon tercatat sejak 18 Juni 2019.

Toto diberhentikan karena diduga melakukan sejumlah pelanggaran.

Adapun pemecatan tersebut mengacu pada Surat Keputusan DPD Partai Golkar Jabar NOMOR : KEP- 116 /GOLKAR/VII/2019 tentang Pembentukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Cirebon.

Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, ada tiga alasan pemecatan Toto.

Salah satunya, Toto diduga tidak dapat mempertanggungjawabkan dana partai politik 2018.

"Dana itu tidak digunakan untuk kepentingan partai menurut laporan bendahara Golkar Kota Cirebon. Dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi," kata Dedi, Minggu (7/6/2019).

Sering Begadang Main Smartphone, Mental Bocah 13 Tahun Terganggu, Kerap Benturkan Kepala ke Dinding

Selain itu, lanjut Dedi, alasan lainnya adalah dana saksi yang tidak seluruhnya dipakai. Imbasnya, pada Pemilu 2019 kemarin, beberapa dapil tidak memiliki saksi.

Ketiga adalah pengelolaan organisasi yang dinilai buruk.

Hal tersebut dia katakan muncul berdasarkan laporan dari pimpinan Golkar kecamatan di Kota Cirebon yang berjumlah lima kecamatan.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved