Dedi Mulyadi: 400 Pemegang Suara Munas Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar

Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi menyebutkan sekitar 400 unsur pimpinan DPD di Indonesia menyatakan dukungan kepada Airlangga Hartarto

Dedi Mulyadi: 400 Pemegang Suara Munas Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat dijumpai usai menghadiri Halal Bihalal DPD Partai Golkar Jawa Barat di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Kota Bandung, Jumat (14/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan sekitar 400 unsur pimpinan DPD di sejumlah daerah di Indonesia menyatakan dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi ketua umum Golkar periode 2019-2010.

"Sampai hari ini para pemegang suara Musyawarah Nasional Partai Golkar yang mendukung Pak Airlangga Hartarto jadi ketua umum Golkar sudah 400 suara yang terdiri dari DPD kabupaten/kota, DPD I dan ormas," kata Dedi, Minggu (7/7/2019).

Dia mengatakan 400 pemegang suara yang dukung Airlangga di Munas Golkar itu tersebar di sejumlah daerah, yakni diawali dari Jawa Barat, kemudian Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan selanjutnya Kalimantan Selatan.

"Kalsel sebelumnya sudah mendukung calon lain, kemudian mencabutnya dan mengalihkan dukungan ke AH (Airlangga Hartarto). Hari ini di Sulsel, dan daerah lainnya yang mencapai 400 pemilik suara," ujar Dedi.

Hingga saat ini, Dedi yang juga ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jawa Barat terus menggalang dukungan bagi Airlangga Hartarto.

"Kemungkinan Jawa Timur juga akan mendukung Pak Airlangga," kata Dedi.

Dedi Mulyadi Sebut 3 Alasan Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Diberhentikan

Munas digelar Desember

Musyawarah Nasional Golkar akan dihelat pada Desember 2019. Politisi Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan partainya akan menggelar rapat pleno untuk rangkaian persiapan rapat pimpinan dan Musyawarah Nasional (Munas) 2019.

Meski demikian, Meutya mengatakan digelarnya rapat pleno tersebut bukan karena banyak desakan dari internal partai untuk mempercepat Munas.

"Bahwa akan ada Pleno ya itu hal yang wajar saja. Tapi, pada prinsipnya komunikasi dengan DPD tingkat I dan II sebagian besar masih mengharapkan munas tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yaitu Desember," kata Meutya saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7/2019).

Dedi Mulyadi Sebut Pidato Dr HC Airlangga di Korsel Bahas Jokowi sebagai Great Leader‎ dan K-Pop

Meutya menegaskan, Golkar tetap melaksanakan Munas sesuai jadwal, yaitu pada Desember 2019. Setelah itu, Golkar bersama-sama mengawal pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin agar tetap kondusif.

"Hampir sebagian besar sudah sepakat bahwa Munas tetap berjalan sesuai rencana di Desember. Kita perlu itu juga untuk mengawal pemerintahan Pak Jokowi supaya tetap adem semuanya dan kita semuanya bisa mengawali Oktober dengan baik," kata Meutia.

Hingga saat ini sudah ada dua nama yang akan mencalonkan sebagai ketua umum Golkar, yakni Airlangga Hartarto (petahana) dan Bambang Soesatyo (ketua DPR). (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved