Pembunuhan Sadis di Sukabumi

Penjual Kopi dari Aceh Tewas Bersimbah Darah di Sukabumi, Warga Sebut Ciri-ciri Pelaku

Saiful Idris merupakan warga pendatang yang berKTP Dusun Padang Kunyet, Buket Kuta, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur.

Penjual Kopi dari Aceh Tewas Bersimbah Darah di Sukabumi, Warga Sebut Ciri-ciri Pelaku
facebook@yunirusmini
Saiful Idris, penjual kopi yang jadi korban pembunuhan. Pembunuhan itu tepatnya terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kampung Babakan Anyar RT 08/03 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 16:00 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDA ACEH – Saiful Idris, penjual kopi dan rokok ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Kampung Babakan Anyar, RT 08/03 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/7/2019) petang.

Saiful Idris merupakan warga pendatang yang berKTP Dusun Padang Kunyet, Buket Kuta, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur.

Ia ditemukan tewas di kontrakannya yang dijadikan warung jualan kopi, rokok, dan makanan ringan di Kampung Babakan Anyar, RT 08/03 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Saiful Idris ditemukan tewas di rumah kontrakannya dengan kondisi tertelungkup dan luka menganga di leher.

Kesaksian warga, pembunuhan diketahui setelah mereka mendengar suara ribut dari warung Saiful.

Lantas, terdengar teriakan minta tolong sebelum warga berbondong-bondong mendatangi lokasi.

Sejumlah warga dan pedagang lain yang berjualan tak jauh dari lokasi tersebut mengaku sempat melihat seseorang yang diduga pelaku keluar dari lokasi dengan menenteng senjata tajam.

"Ada yang lihat orang kurus kayaknya lelaki, pake kupluk hitam bawa senjata tajam keluar dari warung kontrakan korban, kayaknya si pelaku," kata seorang pedagang yang tidak mau menyebutkan identitasnya dikutip Tribun Jabar dari SerambiIndonesia.

Orang yang diduga pelaku tersebut kabur ke arah jalan raya Sukabumi arah Bogor.

"Banyak yang lihat juga, orang itu masih pegang golok penuh darah, bajunya juga berdarah, pake motor ke arah Bogor, nggak tau naik ojek atau naek motor temannya," kata dia.(Nasir Nurdin/Serambi Indonesia) 

Darah berceceran di rumah Kontrakan

Halaman
123
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved